Dua Bekal Yang Berharga

2 bekal berharga orang tua

wisuda yos beda

Apa sih yang kita cari didunia ini? pertanyaan yang kelihatanya sepele, tapi sebenarnya sangat sulit untuk kita jawab? sampai sekarang pun gue belum tahu pasti jawaban seperti apa yang pas untuk menjawab pertanyaan semacam itu, dari kita membuka mata untuk pertama kalinya sampai kita kelak menutup mata untuk selama2nya apa saja yang telah kita dapat atau kita peroleh. jika kita runtut dari perjalanan hidup itu, maka singkatnya hanyalah seperti ini, kita dilahirkan ke dunia ini,—> kita dibesarkan oleh orang tua kita,—> kita menemukan jodoh kita dan akhirnya berumah tangga,—> kita punya anak sebagai anugrah dan titipan dari Tuhan,—> dan kita besarkan anak kita agar jadi anak yang baik dan kelak bisa jadi orang, dan seterusnya berulang2 sebagaimana dimulai dari kita dilahirkan tadi. dan disini proses yang menurut gue sangat penting adalah proses membesarkan seorang anak, proses ini sangat berperan besar pada masa depan anak tersebut, terutama bekal hidup apa yang telah kita berikan padanya. kalau dari orang tua gue sendiri ada dua bekal yang gue peroleh yang pertama adalah bekal akhlak, dalam hal ini adalah ilmu agama, dan yang kedua adalah bekal pendidikan yaitu dengan memberikan kita pendidikan yang layak.

Beruntung orang tua gue walaupun Ilmu agamanya tidak begitu baik tapi selalu mencoba menuntun putranya supaya bisa mengerti betapa pentingnya fondasi agama untuk menjalani hidup, sebagai langkah awal, dulu waktu gue kecil sekitar kelas 3 SD gue diamasukan ke sebuah TPQ (Taman Pendidikan Quran) untuk belajar mengaji sekaligus belajar tentang dasar2 agama, dan akhrinya sedikit2 gue mulai bisa baca Qur’an, dan akhirnya diwisuda juga dari TPQ tersebut *sayang, bacaan Qur’an gue sekarang dah kacau, hehe*, mulai dari situ gue mulai ngga buta lagi tentang agama yang gue anut, dan mulai tahu mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang boleh dilakukan dan mana yang ngga boleh dilakukan. satu bekal rasanya sudah gue dapat dan untuk bekal yang kedua adalah pendidikan, orang tua gue sangat menyadari bahwa pendidikan adalah bekal penting lainya dalam menghadapi kerasnya kehidupan, hanya bermodalkan akhlak tanpa pendidikan yang cukup kita bagaikan sebuah batu besar yang rapuh. maka dari itu beruntung gue bisa sekolah dari TK, SD, SMP, SMA, dan akhirnya kemaren lulus kuliah juga. Alahamdulillah, mungkin hanya kata itu yang bisa gue ucapkan saaat ini.

Rasanya sudah cukup apa yang telah diberikan orang tua gue. mereka menyadari, bahwa anak, walaupun adalah darah daging mereka tapi hakekatnya adalah titipan Tuhan, dan suatu kewajiban bagi mereka untuk mendidiknya dan memberikannya bekal untuk menjalani hidup. gue mungkin akan seperti itu juga jika kelak gue punya anak, satu pertanyaan muncul, apakah gue bisa seperti orang tua gue yang bisa memberikan dua bekal yang berharga pada diri gue? gue yakin pasti bisa*sok optimis*. di mata gue, kedua orang tua gue adalah pahlawan tebesar di sejarah kehidupan gue, dan kelak pun gue ingin menjadi pahlawan di sejarah kehidupan anak gue, amin..

signature

Tags: , , ,

86 Responses to " Dua Bekal Yang Berharga "

  1. ngupingers says:

    rame bgt pengunjungnya

    yos:
    iya brow..
    Alhamdulillah..
    gara keseringan blogwalking nie..
    hehehe…
    maksih ya sob udah berkunjung

  2. GeLZa says:

    yang kiri ama yang kanan mirib…
    adenya bro???
    wkwkwkwkwk……

    yos:
    hah.. adek gue…!!!!
    cakepan adeknya ya…?
    ckikikiki :-D

  3. Budy Santoso says:

    Assalamu’alaikum..
    Wah baru lulus nih bro selamat deh n salam sukses slalu…

    yos:
    Wa’alaikumsalam..
    iya baru kemeran lulus..
    salam suskses juga ya..
    keep blogging

  4. Wawan says:

    Selamat ya kawan…
    moga sukses selalu

    salam kenal
    kunjungan pertamaxx

    yos:
    iya sob,,
    makasih..
    salam kenal juga ya..
    keep blogging..

  5. artha says:

    inilah modal utama baki kita; disaat kita down orang tua kita selalu menjadi penyemangat dalam hidup ini dan selayaknylah mereka mendapat gelar pahlawan dalam kehidupan kita

    yos:
    bener bgt tuh..
    disaat kita lagi down siapa lagi penyemangat kita kalau bukn mereka..

  6. Triunt says:

    “yang kiri ama yang kanan mirib…
    adenya bro???”

    Iya, ketemu gede pake mesin waktu sob…

    aku Udah koment di fbmu.

    yos:
    tunggu sampai profesor yos beda nemuin mesin waktu :cool:

  7. Rizal says:

    teruskan perjuanganmu kawand ..
    sukses selalu yaa …
    terima kasih kunjungannya …

    yos:
    yupz..
    hidup adalah berjuang…
    mari kita semua berjuang..
    iya sama2 sob..
    makasih juga atas kunjungan baliknya..

  8. Rindang says:

    wah, jd pengen cepet2 nyelesain pr :mrgreen:
    *ngacir*

    yos:
    hari gini ngerjain PR dirumah..
    di kampus dunk atau di skul,,
    hahahaha :-D

  9. ManusiaKendi says:

    adiknya mirip nih. sukses!

    yos:
    adik dari hongkong…
    itu gue juga kale’.. :-D

  10. tuxlin says:

    Salam! biz wisuda ya bro?? wisudanya di tampilin di TATV lho… yoi… hari pahlawan, jaman sekarang masih adakah pejabat yang berjiwa pahlawan??

    yos:
    iya kemarean tanggal 7
    pasti ada brow..
    ngga mungkin semua pejabat busuk :-D
    pasti ada juga yang baik..

  11. Aldy says:

    Apa yang sudah dibekalkan orangtua kita kepada kita itulah bekal terbaik yang harus kita syukuri. Saatnya sekarang kita membekali anak-anak dengan cara kita sendiri. Umumnya sih pendidikan yang baik. (Jasmani dan rohani)

    yos:
    iy juga sie dengan car sendiri..
    tpi ada baiknya juga kita belajar dari orang tua kita dulu :-D

  12. Indo Hijau says:

    Percayalah, orang tua tidak pernah mengharapkan apapun dari anaknya, yang diinginkan orangtua hanyalah anaknya benar-benar menjadi “orang”. Makanya dibekali dengan Ilmu pengetahuan dan ahlak yang baik.

    yos:
    iya mas..
    moga aja besok yos jadi apa yang diharapkan orang tua yos..
    amin..

  13. Wandi thok says:

    Selamat atas wisudanya mas, selamat berjuwang meniti kehidupan yang lebih siulit dan bersiap menjadi “capak”, calon bapak :lol:

    yos:
    iya mas…
    maksih udah berkunjung dan meninggalkan komentar..
    salam sukses
    keep blogging..

  14. mamah aline says:

    Selamat menjadi sarjana, dua bekal yang beramfaat dari orang tua semoga sukses selalu

    yos:
    iya teh..
    thx ya udah berkomentar..
    salam sukses

  15. nia says:

    selamat yaa … semoga sukses

    yos:
    iya neng…
    makasih udah meninggalkan komentar..
    salam sukses..

Leave a Reply

Switch to our mobile site