<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yos Beda - Rated E Blogger</title>
	<atom:link href="http://www.yosbeda.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yosbeda.com</link>
	<description>Blogger Kreatif Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 May 2013 12:39:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4</generator>
		<item>
		<title>PKS dan Skandal Impor Daging Sapi, Kenapa Kita Harus Saling Benci?</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/pks-dan-skandal-impor-daging-sapi-kenapa-kita-harus-saling-benci</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/pks-dan-skandal-impor-daging-sapi-kenapa-kita-harus-saling-benci#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 May 2013 04:42:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Fathanah]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[KPK vs PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Lutfhi Hasan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=3964</guid>
		<description><![CDATA[kadang  tak bisa dengan jelas membedakan yang mana yang sesungguhnya berita dan mana yang hanya sebatas cerita, mana pula yang hanya sebuah opini dan mana yang sebenarnya fakta]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3970" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/05/Daging-Sapi.jpg"><img class="size-medium wp-image-3970" title="Daging Sapi" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/05/Daging-Sapi-300x199.jpg" alt="Daging Sapi" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Daging Sapi / fleishers.com</p></div>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Beberapa minggu ini heboh pemberitaaan di media terkait skandal suap impor daging sapi yang melibatkan Ahmad Fathanah dan mantan presiden PKS Lutfhi Hasan Isaaq, polah tingkah tercela Ahmad Fathanah yang terus-terusan diungkap media membuat banyak orang jengah. Kegeraman dan sumpah serapah kepada Ahmad Fathanah menjadi hal yang biasa kita dengarkan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun tak luput menjadi bahan cemoohan, baik di dunia maya maupun di dunia nyata.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Munafik, sok suci, pendosa yang gila harta/wanita dan umpatan kasar lainya terus mengalir ke Ahmad Fathanah, Lutfhi Hasan Isaaq dan juga PKS, Partai yang dikenal sebagai partai dakwah yang bersih dan Islami itu kini telah ternoda dan kotor. “Hari kehacuran PKS tinggal menghitung hari,” begitulah prediksi beberapa orang, tapi apakah betul demikian, PKS akan mengalami kehancuran dalam waktu dekat, partai yang bulan juli nanti akan berusia 15 tahun ini akan runtuh, bahkan tak sempat menapaki usia 15 tahunnya?</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Perseteruanya dengan <a title="Empat Langkah yang Saya Lakukan Bila Menjadi Ketua KPK" href="http://www.yosbeda.com/empat-langkah-yang-saya-lakukan-bila-menjadi-ketua-kpk" target="_blank">KPK</a> beberapa waktu lalu juga membuat masyarakat semakin eneg pada PKS, Lumrah memang mengingat masyarakat secara umum masih menggap KPK adalah lembaga sempurna yang tak pernah salah <img src='http://www.yosbeda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Kader dan simpatisan PKS tak pernah menyerah mencoba mengimbangi pemberitaan media yang cenderung menyudutkan PKS, Para netter PKS yang bertebaran di dunia maya selalu semangat “membuzz” berita-berita positif terhadap PKS  tentang kasus “daging sapi” ini, kadang memang terlihat berlebihan pembelaan yang dilakukan teman-teman netter PKS.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Saya sendiri bukanlah simpatisan PKS namun begitu tertarik dengan kasus ini, sangat disayangkan memang ketika mendapati simpatisan PKS yang seperti sengaja tak mau tahu fakta bahwa para elit PKS yang terlibat di kasus ini terbukti nyata <a title="Hilmi Akui Kenal Ahmad Fathanah  " href="http://www.tempo.co/read/news/2013/05/16/063480927/Hilmi-Akui-Kenal-Ahmad-Fathanah" target="_blank">berbohong</a> dan terus saja membelanya dengan gelap mata. Di lain pihak saya juga sangat prihatin terhadap saudara-saudara saya lainnya yang begitu semangatnya menghakimi PKS, seolah mereka semua kader dan simpatisan PKS telah berlumuran dosa, lengkap sudah kebencian yang lahir dari sebuah propaganda yang entah disengaja atau tidak disengaja ini.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Sepertinya memang banyak dari saudara-saudara kita yang semakin bingung dengan kasus  ini, Arus berita sekandal suap “daging Sapi” beredar dengan begitu derasnya, hingga kadang  tak bisa dengan jelas membedakan yang mana yang sesungguhnya berita dan mana yang hanya sebatas cerita, mana pula yang hanya sebuah opini dan mana yang sebenarnya fakta. Memang inilah salah satu manfaat dari era keterbukaan informasi seperti sekarang dimana tak ada lagi yang bisa disembunyikan, walau kadang terjadi distorsi, ketika arus informasi dikendalikan oleh mereka-mereka yang culas.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Melihat kasus ini seyogianya harus bisa mengamati dari dua sisi, janganlah kita melihat sesuatu yang hanya dari satu sisi saja, seperti hanya mau membaca apa yang sesuai dengan perspektif kita tanpa mau membaca susuatu dari hasil perspektif orang lain, walaupun itu suatu fakta yang sangat penting. Ibaratkan saja kasus daging sapi ini sebuah rumah, ada kalanya kita perlu keluar pagar untuk melihat keadaan rumah kita, jangan kita hanya melihat keretakan yang ada di rumah dari dalam rumah, melihat dari luar pagar biasanya lebih jernih dan jelas.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Jangan sampai hati dipenuhi dengan kebencian yang hanya bikin hidup tak tenang, Benar memang bahwa korupsi itu adalah perbuatan hina, tercela bahkan durhaka, tapi jangan lantas membuat kita gelap mata membeci PKS atau sebaliknya membeci saudara-saudara kita lain yang begitu kejam menghakimi PKS. Biarkan KPK bekerja dan kita mengawasinya secara dewasa, Kasus ini saya yakini akan bisa mendewasakan PKS dan juga kita semua, saudara satu bangsa, satu bahasa dan satu cita-cita, untuk Indonseia lebih baik <img src='http://www.yosbeda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/pks-dan-skandal-impor-daging-sapi-kenapa-kita-harus-saling-benci/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>62</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Danny Garcia VS Zab Judah dan Amir Khan VS Julio Diaz</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/tentang-danny-garcia-vs-zab-judah-dan-amir-khan-vs-julio-diaz</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/tentang-danny-garcia-vs-zab-judah-dan-amir-khan-vs-julio-diaz#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Apr 2013 14:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fighter]]></category>
		<category><![CDATA[Amir Khan]]></category>
		<category><![CDATA[Danny Garci]]></category>
		<category><![CDATA[Erik Morales]]></category>
		<category><![CDATA[Julio Diaz]]></category>
		<category><![CDATA[Marcos Maidana]]></category>
		<category><![CDATA[Zab Judah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=3952</guid>
		<description><![CDATA[Hasil Draw sudah sangat fair untuk pertarungan Amir Khan VS Julio Diaz tadi siang atau menang Khan dengan split decision lah, etapi malah Khan menang mutlak, hehe..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3955" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/04/Danny-Garcia-VS-Zab-Judah.jpg"><img class="size-medium wp-image-3955" title="Danny Garcia VS Zab Judah" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/04/Danny-Garcia-VS-Zab-Judah-300x200.jpg" alt="Danny Garcia VS Zab Judah" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Danny Garcia VS Zab Judah / thesun.co.uk</p></div>
<p lang="zxx" align="JUSTIFY">Hari ini, minggu 28 April 2013  tvone memanjakan para penikmat tinju tanah air dengan menayangkan dua pertarungan tinju yang sangat menarik, pertama antara Danny Garcia VS Zab Judah kemudian diteruskan dengan pertarungan antara Amir Khan VS Julio Diaz. Pertarungan ini sendiri berlangsung di dua tempat berbeda, Danny Garcia bertarung di Barclays Center, New York sementara itu Amir Khan bertarung di Motorpoint Arena, Sheffield.</p>
<p lang="zxx" align="JUSTIFY">Danny Garcia, petinju yang namanya menanjak setelah tahun lalu dua kali mengkanvaskan sang legenda hidup Erik Morales, bahkan ketika berhadapan dengan Amir Khan di tahun yang sama, petinju ini membuat Amir Khan seakan seperti petinju amatir dan mengalahkanya di ronde 4 lewat TKO. Hal itu yang membuat pertandingan antara Danny Garcia VS Zab Judah sangat sayang untuk saya lewatkan, dan memang iya, gile aja Amir Khan yang sempet ngalahin petinju favorit saya Marcos Maidana 2010 silam malah di buat mainan sama si Dany Garcia, hehe..</p>
<p lang="zxx" align="JUSTIFY">Siang tadi, Zab Judah yang sepuluh tahun lebih tua dari Dany Garcia siapa nyana bisa meladeni kecepatan Garcia, memang di ronde ke-8 straight kanan Dany Garcia berhasil membuat judah tersungkur namun Zab Judah bisa bangkit, Sedikit salut saya buat Judah ketika dari ronde 10-12 dia malah bisa menggempur pertahanan Dany Garcia, tapi semua sudah terlambat buat Zab Judah karena sudah kalah pengumpulan angka dari ronde-ronde awal, hingga ketiga juri pertandingan itu memberikan kemenangan mutlak buat Dany Garcia dengan 116-111, 114-112 dan 115-112.</p>
<p lang="zxx" align="JUSTIFY">Beralih ke pertarungan Amir Khan VS Julio Diaz, Julio Diaz sendiri cukup asing ditelinga saya, yang saya tahu dia pernah memegang gelar juara IBF lightweigh tahun 2007 silam. Sementara siapa yang tak kenal dengan lawanya si Amir Khan petinju penuh talenta dari inggris yang sempat meraih medali perak Olimpiade Atena 2004 saat usinya baru menginjak 17 tahun, Petinju ini mengingatkan saya pada petinju inggris keturunan timur tengah lainnya yaitu Naseem Hamed, walau memang gaya bertarungnya beda sekali.</p>
<p lang="zxx" align="JUSTIFY">Sama Seperti pertarungan Danny Garcia VS Zab Judah, Pada pertarungan melawan Amir Khan melawan Julio Diaz siang tadi cukup mengejutkan, yaitu jangan pernah menyepelekan lawan yang lebih tua, dengan usia 33 tahun Diaz cukup membuat Khan kocar-kacir, bahkan di ronde ke-4 hook kiri Julio Diaz membuat Amir Khan &#8220;njengkang&#8221; tersungkur ke kanvas, tak perlu waktu lama bagi Khan untuk bangun dan meenruskan pertarungan.</p>
<div id="attachment_3954" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/04/Amir-Khan-VS-Julio-Diaz.jpg"><img class="size-full wp-image-3954" title="Amir Khan VS Julio Diaz" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/04/Amir-Khan-VS-Julio-Diaz.jpg" alt="Amir Khan VS Julio Diaz" width="600" height="399" /></a><p class="wp-caption-text">Amir Khan VS Julio Diaz / mirror.co.uk</p></div>
<p lang="zxx" align="JUSTIFY">Jatuh di ronde ke-4 tak mempengaruhi mental Amir Khan, dironde-ronde berikutnya khan terus saja bermain cantik dan sangat lincah. Pada pertarungan tadi siang kelihatan sekali tehnik bertinju Amir Khan yang sudah matang sejak amatir, pergerakan kaki dan gerakan menghindarnya ajib bener dah, lincah euy, saya sedikit ketar-ketir ketika di ronde 9 sampai 12 Julio Diaz makin agresif mengurung pertahanan Khan, singat saya dua-tiga kali kombinasi straight dan upper cut Julio Diaz berpotensi membuat Khan tersungkur untuk kedua kalinya, untung saja hal tersebut tak terjadi.</p>
<p lang="zxx" align="JUSTIFY">Teng..teng..teng.. bel ronde terakhir pun berbunyi, dagdigdug menunggu hasil siapa yang menang, sebelum pengumuman pemenangya saya sendiri sedikit pesimis Amir Khan bisa menang, mengingat sepanjang pertarungan Julio Diaz yang lebih tua malah terlihat lebih agresif sementara khan mengandalakan kelincahanya saja untuk menghindar sambil melncarkan pukulan-pukulan bersihnya. Saya pikir hasil Draw cukup fair untuk pertarungan tadi, tapi ternyata tidak ketiga juri memberikan kemenagan mutlak untuk khan 115-113, 115-112 dan114-113.</p>
<p lang="zxx" align="JUSTIFY">Kaget tau hasilnya, seperti saya bilang sebelumnya bahwa hasil Draw sudah sangat fair untuk pertarungan Amir Khan VS Julio Diaz tadi siang atau menang Khan dengan Split decision lah, etapi malah Khan menang mutlak, hehe.. ya begitulah dunia tinju profesional siapa yang lebih menjual biasanya akan lebih diuntungkan, dan disini nama besar Khan sangat berperan dalam kemenganan Amir Khan tadi siang IMHO.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/tentang-danny-garcia-vs-zab-judah-dan-amir-khan-vs-julio-diaz/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat Aktivitas Sehari-hari Bersinergi Dengan simPATI dan Blackberry</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/saat-aktivitas-sehari-hari-bersinergi-dengan-simpati-dan-blackberry</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/saat-aktivitas-sehari-hari-bersinergi-dengan-simpati-dan-blackberry#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Mar 2013 02:30:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[BIS simPATI]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>
		<category><![CDATA[simPATI]]></category>
		<category><![CDATA[simPATI Blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialita]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=3923</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai blogger, sebuah keharusan untuk memiliki perangkat komunikasi yang baik dengan dengan kualitas sinyal dan jaringan yang mumpuni]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3931" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/03/Blackberry-simPATI.jpg"><img class="size-medium wp-image-3931" title="Blackberry simPATI" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/03/Blackberry-simPATI-300x204.jpg" alt="Blackberry simPATI" width="300" height="204" /></a><p class="wp-caption-text">Blackberry simPATI / dok pribadi</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sehari-hari bekerja di sebuah media, membuat saya bisa menyaksikan betapa serunya teman-teman saya para awak media saat bekerja, seperti saat mereka berkoordinasi satu dengan yang lainnya dalam perburuan beritanya. Beruntung mereka sekarang bisa menikmati kemudahan-kemudahan di era digital, seperti dengan adanya Blackberry, yang menawarkan berbagai kemudahanya dalam berkomunikasi. Teknologi Blackberry dengan Layanan Blackberry Internet Service&#8217;nya membuat para awak berita selalu online dan siap berburu berita kapan saja dan dimana saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak semua Layanan Blackberry Internet Service mempunyai performa yang menjanjikan, maka dari itu pengguna Blackberry harus pintar-pintar menentukan layanan BIS dari operator mana yang akan mereka pilih. Sebuah hal yang sangat mengganggu bila awak media dalam bekerja harus dipusingkan dengan sinyal lemah hingga komunikasi tersendat, di sini <a title="BIS simPATI" href="http://www.telkomsel.com/bis" target="_blank">simPATI</a> menjawab semua kendala tersebut, sejak jaman saya masih duduk di bangku SMA, simPATI memang terbukti sebagai operator dengan jaringan terluas dan sinyal paling kuat, pun juga di era Blackberry sekarang ini dimana simPATI masih terus menjaga kualitasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menyandang gelar sebagai operator seluler dengan komunitas blackberry terbesar se tanah air membuat teman-teman kerja saya begitu nyaman menggunakan layanan <a title="BIS New Sosialita" href="http://www.telkomsel.com/bb-sosialita" target="_blank">BIS dari simPATI</a> ini, koordinasi liputan di lapangan atau janjian dengan narasumber menjadi begitu mudah menggunakan Blackberry Messenger yang didukung oleh simPATI. Pada akhirnya saya pun tergoda untuk menggunakan Blackberry dan mencoba layanan BIS dari simPATI, saya pikir ini sebuah pilihan yang tepat, mengingat saya sebagai pelaku dunia online (part-time blogger) tentu akan terbantu dengan kemudahan layanan BIS dari simPATI.</p>
<p style="text-align: justify;">Awalanya memang saya tertarik menggunakan blackberry karena ingin bergabung dalam grup BBM reporter di tempat saya bekerja, saya dan teman-teman kerja tak ubahnya sebuah keluarga dan akan sangat senang bila saya tetap bisa &#8220;chit-chat&#8221; dengan mereka walau diluar jam kerja. Dan ternyata manfaat yang saya rasakan ketika menggunakan Blackberry dengan layanan BIS dari simPATI tak hanya itu saja, banyak kemudahan dan keuntungan lain yang saya dapatkan, itu semua karena simPATI berhasil bersinergi dengan baik bersama Blackberry.</p>
<p style="text-align: center;"><object width="560" height="315" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/fZacBwIbmy8?version=3&amp;hl=en_GB" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="560" height="315" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/fZacBwIbmy8?version=3&amp;hl=en_GB" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai blogger, sebuah keharusan untuk memiliki perangkat komunikasi yang baik dengan dengan kualitas sinyal dan jaringan yang mumpuni, hal yang menakutkan misalnya ketika ketika push email tersendat hanya karena jarringan yang kacrut, hehe, Bisa dibayangkan sedihnya bila sebuah job melayang karena telat balas email, nyesek brow. Saya Sangat berterimakasih dengan layanan Blackberry Internet Service (BIS) dari <a title="BIS BB Sosialita" href="http://www.telkomsel.com/bb-sosialita" target="_blank">simPATI</a> yang menjamin kelancaran komunikasi saya dengan para kilen ngeblog saya.. mengais rupiah demi rupiah pun makin lancar.</p>
<p style="text-align: justify;">Disela-sela bekerja di dunia nyata dan menjadi part-time blogger kadang saya juga perlu berselancar merasakan serunya bersosial media, Dengan Jangkauan terluas lebih dari 37.000 BTS di seluruh Indonesia yang dimiliki Telkomsel, bersosial media bisa dari mana saja bahkan dari penjuru pelosok-pelosok negeri, pelaku dunia online seperti saya tentu mempunyai teman dari seluruh Indonesia, pernaah suatu ketika saya menanyakan operator apa yang mereka pakai, dan seperti dugaan saya sebelumnya taman-teman saya kebanyakan menggunakan simPATI.</p>
<p style="text-align: justify;">Aktif di dunia maya tak lantas saya melupakan untuk bersosial di dunia nyata juga dong, terhitung saat ini saya tergabung dalam berbagai komunitas dunia nyata mulai dari komunitas blogger, komunitas fotografer hingga komunitas fans club sepakbola. Dan memang benar ketika pertama kali berinteraksi dengan mereka pertanyaan wajib yang mereka tanyakan adalaah pin BB, janjian kopdar bersama teman-teman blogger paling asik emang lewat BBM, janjian motret sama model paling enjoiy juga via BBM, pun demikian ketika janjian nonbar Klub bola kesayangan, pakai BBM juga dong.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sekelumit cerita yang saya sampaikan di atas jadi makin tahu kan betapa prowerfull&#8217;nya layanan Blackberry Internet Service (BIS) dari simPATI, seluruh sendi-sendi aktifitas yang saya lakukan seperti tak lepas dari <a title="BIS BB Sosialita" href="http://www.telkomsel.com/bb-sosialita" target="_blank">BIS simPATI</a>, mulai dari aktifitas kerja di media, nyari duit di dunia online lewat ngeblog, bersosial media, hingga menunjang kegiatan saya dalam berkomunitas. Bila seperti ini sepertinya tak ada alasan lagi buat kalian para pemakai balcakberry untuk tidak menggunakan Blackberry Internet Service dari simPATI.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/saat-aktivitas-sehari-hari-bersinergi-dengan-simpati-dan-blackberry/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayesha Zahra #1</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/ayesha-zahra-1</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/ayesha-zahra-1#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2013 04:59:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Gadis]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah]]></category>
		<category><![CDATA[Ayesha Zahra]]></category>
		<category><![CDATA[Fiksi Yos]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Obsesi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=3912</guid>
		<description><![CDATA[“Ayah.. ayah.. bangun, bangun yaah..”, suara gadis kecil ini membangunkan saya di pagi hari terasing yang pernah saya lalui, kemudian saya buka mata perlahan lalu saya lihat seorang gadis kecil duduk disamping saya melihat ke arah saya dan tersenyum. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3919" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/03/Gadis-Kecil-Imut.jpg"><img class="size-medium wp-image-3919" title="Gadis Kecil Imut" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/03/Gadis-Kecil-Imut-300x277.jpg" alt="Gadis Kecil Imut" width="300" height="277" /></a><p class="wp-caption-text">Ilustrasi / favim.com</p></div>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Ayah.. ayah.. bangun, bangun yaah..”, suara gadis kecil ini membangunkan saya di pagi hari terasing yang pernah saya lalui, kemudian saya buka mata perlahan lalu saya lihat seorang gadis kecil duduk disamping saya melihat ke arah saya dan tersenyum. “Siapa gadis kecil ini?” tanyaku dalam hati.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Semakin membuat saya bingun ketika medapati diri saya terbangun di ruangan yang belum pernah saya lihat, sebuah kamar yang cukup besar dan rapih, padahal masig teringat jelas semalam saya berangkat tidur seperti biasa di kamar kost yang saya, yang sudah saya tinggali 3 tahun kebelakang, kenapa tiba-tiba saya terbangun di kamar asing ini? dan dibangunkan oleh gadis kecil cantik yang tak saya kenal.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Kemudian saya memandang gadis kecil yang cantik ini, saya tatap matanya dan dia tersenyum lagi, saya pun balas senyumnya, kemudian saya tanya gadis kecil ini “namanya siapa adik manis? Kok panggil saya ayah?”. Tiba-tiba senyum gadis ini hilang dan menujukan wajah kaget dan bingung.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Sekian detik mengamati ekspresi gadis kecil ini, membuat saya sedikit terkejut, pasalnya ekspresi dan mata gadis ini mengingatkan saya pada diri saya sendiri, ditambah dengan dia memanggil saya ayah, saya mulai bertanya, apakah ini anak saya? Lagi-lagi pikiran tak masuk akal menghinggapi kepalasa saya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Bagaimana bisa! dimalam harinya saya hanyalah pria lajang 25 tahun dan pagi harinya berubah menjadi seorang ayah dari dari gadis kecil berusia 5 tahunan. Saya kesampingkan kebingungan saya untuk sementara, karena melihat anak kecil saja saya bahagia, saya pun memeluk gadis kecil yang memanggil saya ayah ini.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Saya pun beranikan diri untuk bertanya padanya, dan mengamini bahwa saya adalah ayah dari gadis ini , setidaknya buat si kecil kembali tersenyum seperti saat pertama membangunkan saya tadi.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Hari apa ini sayang, ayah lupa?” tanya saya polos.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Hari selasa ayah”, jawab gadis kecil.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Tanggal berapa?” saya bertanya lagi.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Ngga tahu ayah” si kecil menjawab dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Iya memang sedikit konyol ketika saya tanya tanggal pada gadis kecil ini, mana mungkin gadis seusia dia ini ngapalin tanggal. Saya pun melihat ke sekeliling kamar yang cukup besar ini, mencari dimanakah ada kalender, sayang saya tak menemukanya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Mata saya kemudian tertuju pada sebuah<em> </em>ponsel pintar yang tergeletak di meja samping saya, saya ambil ponsel tersebut kemudian saya masuk ke fitur kalendernya, betapa kagetnya saya ketika mengetahui angka tahun dikalender tersebut, 2020, 7 tahun lebih cepat dari waktu saya berangkat tidur semalam.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Saya masih tak percaya pada apa yang saya lihat, saya coba berselancar di dunia maya dengan ponsel tersebut, untuk memastikan tanggal saat itu, dan ternyata memang saya berada di tahun 2020, saya terus asik dengan gadget saya ini hingga si gadis kecil menghentikan saya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Ayah, temani rara mandi, rara mau berangkat sekolah” pintanya sambil menarik tangan saya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Akhirnya saya tahu, nama gadis cantik yang sepertinya memang anak saya ini bernama rara. Saya beranjak dari duduk saya mengikuti si kecil ini kemana menuntun saya. Hingga tiba di depan sebuah pintu rara meminta saya untuk duduk disamping pintu.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Ayah duduk disini”, pintanya sambil menunjuk dengan tangan kecilnya yang mungil. Kemudian dia masuk ke ruangan yang ternyata memang kamar mandi.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Saya bertanya-tanya sendiri kenapa si rara ini mandi aja harus minta ditemani di depan pintu, mengingatkan saya akan kebiasaan adik perempuan saya, bela, yang saat kecil juga selalu minta ditemani ibu ketika mandi.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Sambil menunggu si kecil selesai mandinya saya terus berfikir bagaimana bisa saya ada di tahun 2020, hilang kemana 7 tahun saya kebelakang. Masih teringat tadi malam saya pulang kerja agak malam dan sangat capek dan langsung tidur seperti biasanya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Apakah saya terlempar ke masa depan saya? Apakah saya terlempar ke masa depan dalam dimensi yang sama? Atau saya terlempar ke masa depan dalam dimensi yang berbeda. Pertanyaan-pertanyaan seperti itu terus menggelayuti fikiran saya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Lima menit saya merenung tak terlihat tanda-tanda juga rara selesai mandinya, saya pun bertanya dari luar kamar mandi ke rara.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Rara mandinya masih lama?” dia tak menjawab, “Raraaaa&#8230;” panggilku pada rara untuk kedua kalinya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Tak ada jawaban sama sekali, saya putuskan untuk masuk ke kamar mandi, dan sedikit kaget ketika melihat rara malah mainan air sambil mandi, kocak bener deh anak saya ini, ditungguin ayahnya malah mainan air.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Udah mainannya sayang, ntar telat loh kesekolahnya”, ujar saya pada rara sambil mematikan keran air yang terus menyala.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Iya ayah..”, jawab rara sambil memasang muka cemberut khas anak-anak.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Dua menit kemudian rara menyelesaikan mandinya, si kecil kemudian menuju sebuah kamar yang prediksi saya adalah kamar dia, tapi kok rapi banget, kesan itu yang saya tangkap ketika masuk kamar rara.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Rara rajin banget ya, tiap bangun tidur rapiin kamarnya sendiri”, puji saya pada rara.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Namun sedikit aneh ketika dia menunjukan ekspresi bengong dan bingung, ekspresi yang sama saat pertama saya tanya nama dia sebelumnya. Sayapun hanya bisa menebak-nebak saja sekarang, tadi malam si kecil rara bobok ma ayahnya dan kamar rara sendiri malah ngga pernah dipakai, itulah tebakan saya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“baju seragam rara di mana?” tanya saya yang berniat membantu malaikat kecil saya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Dia kemudian menggerakan tanganya menunjuk ke sebuah lemari berukuran sedang berwarna coklat, saya buka dan memang baju-baju si rara ada di lemari ini, saya ambil satu seragamnya, saya taruh di atas kasur kamar rara.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Tanpa sengaja saya lihat di baju seragamnya tersebut ada nama lengkap rara disebalah dada bajunya, saya penasaran saya ambil lagi itu seragam dari atas kasur untuk melihat nama lengkap rara. Yeaah, akhirnya saya tahu nama anak saya ini, Ayesha Zahra, nama si malaikat kecil ini.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Ayesha, iya memang sebuah nama yang saya simpan di tahun 2013 lalu, untuk saya berikan pada anak perempuan saya kelak bila dikasih anak perempuan tentunya, hehe.. kemarin pun saya masih memikirkan nama itu, ketika saya belum melompati garis waktu yang aneh ini.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Saya kemudian memakaikan baju rara dengan penuh kasih sayang selayaknya seorang ayah kepada putri kecilnya, sembari saya sedikit bertanya-tanya ringan pada anak saya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Rara nanti pulang jam berapa” tanya saya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Jam sepuluh” jawabnya, “Temputnya jangan telat ya ayah” tambahnya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Saya baru tahu bahwa di masa tersebut saya jadi ayah yang baik, antar jemput anak saya, yang kemudiang membuat saya bertanya tentang pertanyaan penting yang harusnya saya tanyakan dari tadi, Dari tadi bangun pagi sampai rara mau berangkat sekolah kok saya tidak melihat sesosok wanita pun di rumah ini, kemana emaknya si rara ya?</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Saya kemudian niat bertanya pada rara tentang keberadaan bundanya, baru mau berucap, kriiiiinnnngg&#8230;. suara telefon berbunyi, lalu saya angkat telfonnya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Hallo, le, rara jangan sampai lupa minum obatnya ya”, suara wanita yang menelfonku.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Wanita ini, suara dan cara memanggilnya sama dengan bagaimana ibu saya memanggil saya, dari situ langsung saya simpulkan bahwa yang menelfon adalah ibu. Alhamdulillah ibu masih diberi diberi nikmat sehat hinggam masa ini, rasa syukur yang tak bisa ku sembunyikan ketika mengetahui ibu yang menelfon.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Iya buk, ngga bakal lupa lah buk” jawabku pura-pura mengerti.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Ibuk besok ngga jadi kerumah, ada acara sama bapak, bilangin rara nenek dan kakeknya ngga jadi main” tambah ibu.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“iya buk”, jawab saya dengan sedikit lesu, karena ternyata bila saja tidak ada halangan acara besok saya bisa bertemu ibu dan bapak di tahun 2020.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“Ya udah le, gitu aja” pamit ibuk dan akan menutup telfonnya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“bentar..bentar buk.. aku mau tanya sesuatu”, kataku menahan ibu menutup telfonya,</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“mamanya rara kemana sih” tanya saya polos.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“kamu tuh ngomong apa” sahut ibu dengan nada meninggi.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“jangan ngomongin dia lagi, kasihan anakmu” Ibu menegaskan.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">“iya buk, hehe, ya udah kalau gitu” saya menutup telfon dengan pertanyan besar yang masih mengganjal di hati.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<strong>Bersambung</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/ayesha-zahra-1/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Saya, AS Roma, FC Barcelona dan Timnas Argentina</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/antara-saya-as-roma-fc-barcelona-dan-timnas-argentina</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/antara-saya-as-roma-fc-barcelona-dan-timnas-argentina#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2013 02:30:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[AS Roma]]></category>
		<category><![CDATA[FC Barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Argentina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=2987</guid>
		<description><![CDATA[Jujur saya sendiri bukanlah pemuja salah satu klub sepakbola eropa, walaupun pada faktanya saya saat ini masih tergabung dalam komunitas Romanisti-Indonesia]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2990" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2012/09/Lionel-Messi.jpg"><img class="size-medium wp-image-2990" title="Lionel Messi" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2012/09/Lionel-Messi-300x199.jpg" alt="Lionel Messi" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Lionel Messi / fanpop.com</p></div>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Tren komunitas suporter khususnya komunitas fans klub sepakbola eropa belakangan ini semakin menjamur,  sejak awal 2000an banyak komunitas suporter klub-klub sepakbola eropa bermunculan, seperti United Indonesia, Madridista Indonesia, Milanisti Indonesia dan Juventini indonesia. Rata-rata para pemuja klub eropa tersebut sangat fanatik, dimana sangat mencintai dan mengagung-agungkan klub yang pujaanya, mereka siap membela dengan penuh semangat dan gagah berani  jika ada fans klub lain yang menghina klub kebangaanya.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Tayangan sepak bola eropa di tanah air sudah dimulai sekitar 20 tahun lalu, ketika RCTI menayangkan Liga Italia, yang merupakan tayangan Liga Eropa pertama yang di tanah Air. Sedikit bisa disimpulkan bahwa benih-benih kecintaan para penikmat bola tanah air terhadap klub-klub besar eropa dimulai dari tahun 90an tersebut, dan ketika memasuki era digital tahun 2000an, para anggota komunitas suporter tersebut diberikan kemudahan dengan adanya teknologi untuk menunjukan eksistensinya lewat acara-acara kopdar dan gathering.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Yang menarik fenomena tren suporter akhir-akhir  ini tak didominasi kaum lelaki saja, banyak juga kaum hawa yang tergabung dalam berabagai komunitas superter di indonesia. Banyak alasan para wanita bergabung dengan kumpulan pemuja sebuah klub sepakbola eropa, namun tentu kita bisa menebak alasan utamnya, hehe.. alasan utama kaum hawa tergabung dengan komunita suporter kebanyakan karena menyukai paras para pemain bola eropa yang biasanya memang cakap, baik cakap saat dilapangan hijau atau saat tidak bermain.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Alasan yang berbeda terjadi pada laki-laki ketika mengagumi sebuah klub sepakbola eropa, sepakbola adalah olahraganya lelaki dan sangat normal ketika mereka para laki-laki mempunyai klub pujaan atau kebanggaanya, seorang anak lelaki biasanya sejak kecil sudah tak asing dengan nama-nama klub besar eropa ditelinganya, mulai dari Real Madrid, Manchester United, Chelsea, atau Juventus. Ketika besar pun mereka masih menjaga kecintaanya pada sepakbola, ada yang sebatas menajdi pengagum klub sepakbola dan ada pula yang sampai jadi pemain bola.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Jujur saya sendiri bukanlah pemuja salah satu klub sepakbola eropa, walaupun pada faktanya saya saat ini masih tergabung dalam komunitas Romanisti-Indonesia. kenapa bisa seperti itu? saya lebih cenderung menyukai sebuah Timnas dari pada sebuah klub, berawal ketika Piala Dunia 1998 perancis, saya begitu menyukai Timnas Argentina dan hal tersebut berlanjut hingga sekarang, sehingga ketika sebuah klub sepakbola ada putra-putra Argentina yang menjadi punggawanya saya akan dukung 110 %.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Dua belas tahun silam ketika salah satu pemain Argentina paling bersinar dimasanya, yaitu Gabriel Omar Batistuta hijrah dari Fiorentina ke AS Roma saya pun mendadak menjadi seorang Romanisti, dan memang suatu kesenangan dan kebangaan tersendiri ketika melihat pemain Idola kita menghantarkan klubnya meraih <em>scudetto</em> di tahun tersebut. Namun sayang 2003 Batigol pindah ke klub antah berantah Al Arabi dan sayapun tak bisa lagi mengikuti perkembangan sang idola Gabriel Batistuta.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Sepeninggal batistuta dari AS Roma saya pun masih menjadi seorang romanisti, setidaknya saya mencitai klub ini, klub yang pernah dibela batigol. Namun sejujurnya hati saya lebih condong pada salah satu klub yang spanyol yang saat ini di bela oleh sang legenda hidup dan masih aktif Lionel Messi, tak perlu saya bilang kan klub apa itu? selain itu saya juga jadi pendukung Manchester City tak lain karena disana ada 3 putra argentina Sergio Agüero, Carlos Tévez dan Pablo Zabaleta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/antara-saya-as-roma-fc-barcelona-dan-timnas-argentina/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>54</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepingan-kepingan Mimpi Masa Depan Mandiri Bersama Bank Mandiri</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/kepingan-kepingan-mimpi-masa-depan-mandiri-bersama-bank-mandiri</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/kepingan-kepingan-mimpi-masa-depan-mandiri-bersama-bank-mandiri#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2013 04:29:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri Kartu Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri KPR]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri KTA]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri Tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri Tabungan Rencana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=3850</guid>
		<description><![CDATA[“Apapun Keinginan Anda, Bank Mandiri Saja” saya begitu mengamini kalimat ini karena kenyataannya dalam paparan saya di atas semua kepingan mimpi perencanaan finansial saya bisa terpenuhi oleh Bank Mandiri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3866" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/02/Notifikasi-Mandiri-Mobile.jpg"><img class="size-full wp-image-3866" title="Notifikasi Mandiri Mobile" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2013/02/Notifikasi-Mandiri-Mobile.jpg" alt="Notifikasi Mandiri Mobile" width="600" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Notifikasi Mandiri Mobile</p></div>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Tit..tit..tit..tit.. pada sore hari tiga hari yang lalu handphone saya berbunyi seperti biasanya karena ada SMS, terlihat ada pesan dari nomor 3355, seketika wajah saya pun langsung sumringah mengetahui ada sms dari nomor tersebut. Nomor tersebut adalah nomor notifikasi dari Bank Mandiri yang saya tunggu-tunggu tiap tanggal 5-10 awal bulan, tiap tanggal tersebut adalah jadwal saya menerima gaji dari pekerjaan sampingan saya sebagai <em>part-time</em> blogger. Sore itu saya gajian lagi dari dunia maya, penghasilan tambahan dari upah menulis beberapa bulan ini alhamdulillah lancar meluncur ke rekening Bank Mandiri saya.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr"><a title="Bank Mandiri" href="http://www.bankmandiri.co.id/" target="_blank"><strong>Bank Mandiri</strong></a> beberapa bulan ini adalah sahabat baik saya, bank ini seperti ingin menunjukan bahwa  saya tak salah memilihnya, 12 April 2010 silam saya memilih bank “plat merah” ini sebagai sahabat saya di dunia maya. Kenapa memilih mandiri yos? jujur sebelumnya saya memilih bank ini karena melihat banyaknya transaksi-transaki di dunia maya yang saya temui menggunakan <strong>Bank Mandiri.</strong> Ternyata tak hanya itu saja, lama berteman dengan bank ini saya pun menyadari ternyata Bank Mandiri tak hanya banyak digunakan pelaku dunia online namun bank ini juga kaya akan layanan bermanfaat.</p>
<h2>Diawali Dengan Introspeksi</h2>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Tak terasa rutinitas mengais rupiah demi rupiah baik dari dunia maya maupun dunia nyata telah saya kerjakan kurang lebih tiga tahun. Selama tiga tahun ini juga saya merasa kurang dewasa dalam memperlakukan rejeki yang saya terima, karena di usia yang sudah menginjak 25 tahun ini saya tak mempunyai bekal finansial yang memadai untuk jenjang kehidupan saya berikutnya, usia-usia seperti saya seharusnya sudah mulai memikirkan masa depan dan mempersiapkan rencana keuangan untuk hari esok, mulai dari biaya menikah, biaya memiliki rumah, dan biaya anak saya sekolah kelak.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Tiga tahun bekerja saya malah hanya mengikuti nafsu dengan menuruti &#8220;bisikan menggoda&#8221; dari hobi-hobi saya seperti fotografi dan musik. Memang semua penghasilan dari bekerja selama tiga tahun ini tak lari ke hobi saja, sebagai pria yang belum berkeluarga, alhamdulillah saya sudah bisa bantu orang tua jua. Tapi apakah akan seperti ini terus, setiap membuka akun rekening bank mandiri saya via internet seketika itu juga saya seperti melihat bawang merah dilayar monitor, yang selalu saja membuat saya menitihkan air mata karena melihat saldonya yang selalu minim.</p>
<h2>Membangkitkan Gairah Menabung</h2>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Orang bilang kebahagiaan tak bisa diukur dengan uang, namun saya yakini bahwa masa depan akan lebih baik dan lebih bahagia bila bisa mempersiapkan perencanaan keuangan dengan baik pula. Lebih dari dua dasawarsa saya membuka mata dan melihat dunia, banyak yang saya pelajari dari lingkungan ataupun sekolah selama kurun waktu tersebut. Salah satu pelajaran yang saya ambil adalah fakta bahwa bahwa orang-orang yang hidupnya bahagia adalah mereka-mereka yang telah mempersiapkan segalanya dengan baik, termasuk di dalamnya adalah mempunyai tabungan uang untuk hari esok.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Berangkat dari alasan tersebut, tiga bulan belakangan ini saya berniat untuk mengoptimalkan <strong>Mandiri Tabungan</strong> saya, yaitu dengan menekan seminimal mungkin pengeluaran saya. Langkah nyata ini sesungguhnya telah di anjurkan ibu saya sejak saya mulai bekerja, beliau selalu bertanya tiap saya menghabiskan sisa gaji untuk keperluan hobi, ”<em>Barang kuwi kanggo ora to le, kok ndadak dituku, mbok yo duite ditabung wae. (jawa: barang itu berguna ngga sih nak, kok pakai dibeli segala, mbok ya uangnya ditabung saja)&#8221;</em>,  kata ibu. Berdosa sekali rasanya ketika ibu sudah menyarankan untuk berhemat namun saya tetap tak mengindahkannya.</p>
<h2 style="text-align: justify;" dir="ltr">Persiapkan Setiap Kemungkinan Terburuk</h2>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Tak habis kata syukur terucap pada Tuhan karena masih membukakan pintu-pintu rejekiNya untuk saya dan keluarga, tak lupa pula untuk menghargai setiap nafas yang diberikanNya sebagai wujud nyata syukur karena saya dan keluarga masih diberi nikma sehat hingga detik ini. Alangkah lebih bijak juga bila saya bisa mempersiapkan kemungkinan apa saja yang terjadi besok, lusa, bulan depan, tahun depan atau kapan saja. Dalam hal perencanaan finansial saya mulai berfikir untuk membuka <strong>Mandiri Tabungan Rencana</strong>, dimana dengan Mandiri Tabungan Rencana saya mendapat perlindungan asuransi.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Layanan <strong>Mandiri Tabungan Rencana</strong> ini menghilangkan rasa was-was saya, karena bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada diri saya, asuransi akan menanggungnya. lebih menarik lagi ketika mengetahui premi asuransi di Mandiri Tabungan Rencana dibayari oleh <a title="Bank Mandiri" href="http://www.bankmandiri.co.id/" target="_blank"><strong>Bank Mandiri</strong></a>. Tak hanya itu saja, selain bisa lebih tenang karena ada asuransi, Mandiri Tabungan Rencana mempunyai bunga yang relatif lebih tinggi  dibandinngkan dengan tabungan mandiri biasa, walau memang tujuan utamanya bukan soal bunganya tapi soal asuransinya.</p>
<h2 style="text-align: justify;" dir="ltr">Rumah Adalah Istana Terindah</h2>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Usia saya 25 tahun, kata orang sudah tak muda lagi, namun di tempat kerja saya saya termasuk yang paling muda, teman-teman kantor saya rata-rata sudah berkeluarga. Kadang pun mereka berbagi cerita dengan saya perihal problematika dan tips-tips berumahtangga. Minggu ini tema obrolan dengan mereka yang membuat saya tertarik adalah soal rumah tinggal bagi sebuah keluarga. Saya diberi pesan oleh teman-teman kerja saya, bahwa rumah bagi sebuah keluarga itu seperti sebuah istana, dimana ketika sudah berkeluarga dan kita sudah mempunyai rumah maka kehidupan rumah tangga hampir mendekati sempurna.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Sejurus kemudian ingatan saya langsung meluncur ke salah satu layanan Bank Mandiri, <strong>Mandiri KPR</strong>. Layanan kredit/pembiayaan rumah dari Bank mandiri ini saya lihat mempunyai banyak keunggulan, seperti; Suku bunga kompetitif, Proses cepat dan mudah, Uang muka ringan, dan Jangka waktu hingga 15 tahun. Bila melihat keunggulan layanan Mandiri KPR ini, saya sungguh-sungguh tertarik untuk segera memiliki rumah, yang akan saya tempati bersama istri dan anak saya kelak, sebuah investasi akan istana masa depan.</p>
<h2 style="text-align: justify;" dir="ltr">Berfikir Tentang Dana Tak Terduga</h2>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Sebagai orang yang termasuk dalam kategori terlambat menabung, saya masih saja dihinggapi perasaan menyesal, saya menyesal tak pernah mempersiapkan dana tak terduga atau orang kadang biasa menyebutnya dengan dana cadangan, sebuah persiapan dana untuk keperluan mendadak. Ibarat kata, dana tak terduga itu seperti sebuah kunci multi guna yang kita bawa saat perjalanan jauh, dimana ketika kendaraan kita bermasalah di perjalanan kunci itu akan bisa menolong kita, sayangnya saat ini saya tak mempunyai kunci serbaguna itu secara lengkap.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Perasaan risau itu ada bila sewaktu-waktu saya harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit karena suatu hal, apa yang harus saya lakukan? sementara tabungan saya belum memenuhi nominal aman dalam standar saya. Secercah harapan itu sedikit terbuka ketika mengetahui Bank Mandiri mempunyai layanan <strong>Mandiri KTA</strong>, layanan Kredit Tanpa Agunan dari Bank Mandiri ini adalah solusi pertama yang ada di kepala saya bila sewaktu-waktu membutuhkan dana tak terduga. Namun tetap saja saya berdoa agar jalan saya kedepan baik-baik saja, agar tak perlu mengeluarkan dana tak terduga tersebut.</p>
<h2 style="text-align: justify;" dir="ltr"><strong>Apakah Sudah Semuanya?</strong></h2>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Bila semua rencana-rencana saya, mulai dari mengoptimalkan <strong>Mandiri Tabungan,</strong> kemudian membuka <strong>Mandiri Tabungan Rencana</strong>, niatan untuk mengambil <strong>mandiri KPR</strong>, dan solusi layanan <strong>Mandiri KTA</strong> bila sewaktu-waktu membutuhkan dana tak terduga sudah bisa terpetakan dengan baik, masih ada satu hal lagi yang menurut saya perlu saya pikirkan juga, yaitu perihal Kartu Kredit. Sedikit aneh memang bila seorang pelaku bisnis online tak mempunyai Kartu Kredit, karena stigma yang terjadi di masyarakat bahwa kartu Kredit itu &#8220;berbahaya&#8221; membuat saya selama ini tak ada niat untuk memilikinya.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Tapi seiring waktu berjalan saya mulai menyadari bahwa Kartu Kredit sangat diperlukan oleh para pelaku bisnis online seperti saya, mengingat pembayaran-pembayaran online, verifikasi alat pembayaran online, dan transaksi-transaksi penting lainnya di internet akan lebih mudah bila saya mempunyai kartu kredit. Sampai disini, sepertinya tidak ada alasan buat saya untuk tidak mencoba membuat <strong>Mandiri Kartu Kredit, </strong>tapi ada satu hal yang saya mungkin lupa, sudah memenuhi syaratkah saya untuk bisa mengajukan pembuat Mandiri Kartu Kredit, itulah PR yang harus saya selesaikan.</p>
<h2 style="text-align: justify;" dir="ltr">Iya, Bank Mandiri Adalah Sahabat Saya</h2>
<p style="text-align: center;"><object width="560" height="315" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/y5UicfHy3g0?version=3&amp;hl=en_GB" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="560" height="315" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/y5UicfHy3g0?version=3&amp;hl=en_GB" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Kata demi kata, paragraf demi paragraf, kepingan rencana masa depan saya  untuk lebih mandiri sudah saya paparkan semuanya, saya pun tersadar bahwa<strong> <a title="Bank Mandiri" href="http://www.bankmandiri.co.id/" target="_blank"><strong>Bank Mandiri</strong></a></strong> bisa membantu saya merangkaikan kepingan-kepingan mimpi itu dengan sangat baik. “Apapun Keinginan Anda, Bank Mandiri Saja” saya begitu mengamini kalimat ini karena kenyataannya dalam paparan saya di atas semua kepingan mimpi perencanaan finansial saya bisa terpenuhi oleh Bank Mandiri.</p>
<p style="text-align: justify;" dir="ltr">Saya adalah orang yang membangun semuanya dari mimpi, ketika mimpi itu ada maka maka asa akan selalu terus terjaga, dengan mimpi saya bisa melihat jelas jalan mana yang harus saya pilih untuk melangkah. Ada satu nasehat dari seorang teman yang saya pegang  sampai sekarang, yaitu; &#8220;<em>beri kaki pada setiap mimpi</em>&#8221; artinya ketika bermimpi tetaplah berpijak pada tanah, dengan begitu fondasi mimpi akan lebih kuat. Iya, <strong>Bank Mandiri</strong> adalah sahabat saya yang akan membantu membangun fondasi mimpi saya untuk bisa mandiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/kepingan-kepingan-mimpi-masa-depan-mandiri-bersama-bank-mandiri/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>97</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencemburui Tuhan Kemudian Terperosok Dalam Tragedi Perang</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/mencemburui-tuhan-kemudian-terperosok-dalam-tragedi-perang</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/mencemburui-tuhan-kemudian-terperosok-dalam-tragedi-perang#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2012 13:58:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Perspektif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=3759</guid>
		<description><![CDATA[sungguh durhaka bila mencemburui Entitas yang telah memberikan segalanya buat manusia, dan manusia pun harus ikhlas bila apa yang telah diberikanNya akan diambil kembali.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3785" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2012/12/Warga-Israel-dan-Palestina.jpg"><img class="size-medium wp-image-3785" title="Warga Israel dan Palestina" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2012/12/Warga-Israel-dan-Palestina-300x200.jpg" alt="Warga Israel dan Palestina" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Warga Israel dan Palestina / baltimoresun.com</p></div>
<p style="text-align: justify;">Minggu ini hujan terus mengguyur kota solo, hingga ketika malam tiba tak  terlihat lagi gemerlap bintang di langit karena tertutup oleh mendung yang tebal. Hati pun gundah dan menyimpan tanya, masihkan bintang-bintang itu ada di sana? Di tempatnya semula? tak beranjak satu meter pun? tentu saja jawabanya adalah tidak. Dengan hukum hubble, sains membuktikan bahwa alam semesta ini mengembang, sejak terbentuknya alam semesta dengan teori  <em>big bang</em>’nya 13, 73 milliard tahun lalu, alam semesta telah mengembang dengan kecepatan empat kali kecepatan cahaya hingga memiliki diameter 93 milliard tahun cahaya, hal tersebut setidaknya memberikan gambaran bahwa bintang tidak diam.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai bagian dari alam semesta bukan hal yang aneh bila manusia turut merasakan dampak dari mengembangnya alam semesta, walau hanya dalam tingkat sel atau pertikel. Saya sendiri kadang merasa ada bagian dari diri saya (sebagai manusia) yang semakin menjauh, bahkan ada rasa risau dalam diri bahwa akan ada yang mengambil sesuati dari diri kita. Tak tahu siapa yang akan mengambilnya, bahkan rasa risau itu berubah menjadi rasa cemburu, walau memang tidak jelas siapa yang dicemburui dan apa yang dicemburui.</p>
<p><a href='http://www.yosbeda.com/mencemburui-tuhan-kemudian-terperosok-dalam-tragedi-perang#SID3759_1_tgl' title='Visit blog to check out this spoiler'>[[Visit blog to check out this spoiler]]</a></p>
<p style="text-align: justify;">Lalu saya pun bertanya dalam hati, benarkah saya sebagai manusia telah memiliki segalanya? kemudian saya sedikit sadar bahwa manusia sebenarnya tak memiliki apa-apa karena semua yang ada di dunia ini adalah milik Tuhan, Allah SWT, Sebagaimana yang diajarakan oleh agama yang saya anut. Sebuah hal yang sangat memalukan bila saya harus “mencemburui Tuhan” , sungguh durhaka bila mencemburui Entitas yang telah memberikan segalanya buat manusia, dan manusia pun harus ikhlas bila apa yang telah diberikanNya akan diambil kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Perasaan telah memiliki segalanya dan rasa cemburu dalam perspektif saya adalah &#8220;bahan bakar&#8221; utama terjadinya konflik antar umat manusia. Bahkan dalam tradisi yang tercatat pada kitab-kitab agama Abramik mengisahkan bahwa pertikaian (pembunuhan) pertama anak manusia terjadi karena kecemburuan, kecemburuan Habil pada Qabil (Kain) lantaran persembahan Qabil tidak diterima oleh Tuhan Allah SWT,  lantas menjadikan  Qabil tega membunuh saudaranya. Apa sebenernya yang membuat anak-anak Adam begitu cemburuan? sadarkah bila kecemburan kita pada sesama manusia sama halnya kita mencemburi Tuhan itu sendiri?</p>
<p style="text-align: justify;">Sekitar satu bulan lalu kita baru saja dipertontonkan peperangan terbaru dari umat manusia takala Israel kembali melancarkan serangan udara dan laut terhadap wilayah Jalur Gaza Palestina, perang yang berlangsung selama 8 hari tersebut setidaknya menewaskan 160 warga Palestina 5 warga israel dan  sekitar 1.200 orang lainnya luka-luka. Sungguh sangat disayangkan nyawa-nyawa manusia semakin tak ada harganya ketika banyak orang berpendapat beradaban manusia berjalan linear dan semakin beradab, keadaban seperti apa yang mereka maksud.</p>
<p style="text-align: justify;">Konflik Israel-Palestina sendiri telah berlangsung cukup lama, dan saking berlarut-larutnya konflik ini seperti tak akan pernah bisa selesai, dua bangsa yang masih satu rumpun dalam ras semit itu tak ada yang mau mengalah dalam memperebutkan jengkal demi jengkal tanah. Iya, mereka berebut tanah, organisme pintar yang kebetulan hidup dalam bola batu padat yang bernama bumi ini  seakan lupa bahwa kehidupannya di dunia ini adalah sebuah rahmat yang luar biasa, dan tak perlu diisi dengan pertikaian yang tak kunjung usai, sadarkah bila anak-anak dan istri-istri mereka yang menjadi korban juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Keadaan semakin diperparah ketika ada pihak-pihak yang sengaja melakukan pemeliharaan konflik Israel-Palestina ini, bukan rahasia lagi bahwa perang merupakan bisnis paling menguntungkan dimuka bumi ini, bahkan dalam sebuah perang, sang agresor yang terlihat perkasa pun sebenaranya hanya seperti bidak catur yang dungu. Isu Ras/Agama dibumbui dengan mengobarkan &#8220;kecemburuan&#8221; diantara anak manusia adalah modal yang ampuh bagi para “Pebisnis Perang” dalam menjalanakan bisnisnya, bisnis yang menjadikan wanita, anak-anak dan orang tua sebgai tumbalnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Walapun keadaan seperti ini, saya ada rasa optimis bahwa kedamiaan dunia bukanlah sebuah mimpi, umat manusia modern telah melewati setidaknya dua perang besar, Perang Dunia 1 dan perang dunaia 2, yang hasilnya kita tahu sungguh sangat menyesakan. Memang manusia dewasa ini semakin beringas, tapi kita juga harus tahu bahwa manusia itu cerdas, bila manusia bisa mengendalikan atau menyelaraskan akal dan nafsunya adalah sebuah jaminan untuk sebuah peradaban yang lebih baik. Tentu akan sangat indah bila sebagai ras manusia kita bisa rukun dalam kesatuan keluarga besar bumi dan keluarga besar Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/mencemburui-tuhan-kemudian-terperosok-dalam-tragedi-perang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Praktisnya Membersihkan Racun Dalam Tubuh Dengan Minum Susu</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/praktisnya-membersihkan-racun-dalam-tubuh-dengan-minum-susu</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/praktisnya-membersihkan-racun-dalam-tubuh-dengan-minum-susu#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2012 09:17:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Minum Susu]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Racun Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Toxin Tubuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=3751</guid>
		<description><![CDATA[Bearbrand dengan kemurnian susu yang dikemas steril dan berkhasiat merupakan salah satu cara mudah dan praktis untuk detoksifikasi sehari-hari]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3741" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.yosbeda.com/?attachment_id=3769"><img class="alignleft size-full wp-image-3769" alt="Susu Bearbrand" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2012/12/Susu-Bearbrand.jpg" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Susu Bearbrand</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sekitar tiga bulan ini saya mencoba untuk memulai hidup sehat lagi, langkah-langkah yang saya lakukan dari tiga bulan lalu adalah dengan mengurangi rokok, kemudian mengatur pola makan dengan lebih baik dan berikutnya adalah menggalakan lagi olahraga. Seminggu dua kali tiap pagi saya berolah raga lari 30-45 menit, begitu juga kebiasaan lama bermain futsal pun sudah mula saya lakukan lagi entah itu bersama teman-teman kerja atau teman-teman SMA dulu.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun kadang saya berfikir, cukupkah yang saya lakukan selama dua bulan ini, sudah cukupkah dengan menjalani pola hidup sehat, olahraga dan diet sehat untuk membuat raga saya menjadi lebih baik? Ooo.. seperti ada satu hal yang terlupa, yaitu detoksifikasi, sebuah cara untuk membersihkan  tubuh dari berbagai zat buruk yang kita hirup setiap saat. Tentu kita tahu bahwa udara yang kita hirup dewasa ini berbeda dengan udara yang kita hirup beberapa tahun lalu, ketika udara kotor belum mendominasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Udara yang kita hirup sekarang cenderung kotor dan tidak sehat, dimana polusi udara telah menjadi sahabat kita selama beberapa tahun kebelakang, khususnya bagi yang tinggal di perkotaan atau daerah industri.  Sepanjang yang saya tahu, polusi udara yang terjadi belakangan ini disebabkan oleh banyak hal, antara lain; Gas buang pabrik industri manufaktur, hasil pembakaran insinerator, dan asap dari kendaraan bermotor seperti mobil, bus atau motor.</p>
<p style="text-align: justify;">Solo, memang bukanlah sebuah kawasan industri dengan polisi udara yang super parah, namun kota ini juga sedang menuju dalam tingkat polusi udara yang cukup mengkawatirkan. Jumlah kendaraan di Kota tempat saya mencari nafkah ini dalam 7 tahun terakhir mengalami peningkatan jumlah yang cukup signifikan, yaitu 86.736 unit kendaraan, hingga sampai tahun 2011 kemarin tercatat solo dipadati 297.000 unit kendaraan.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa arti dari angka-angka di atas? Polusi!! Iya, laju polusi udara di solo berbanding lurus dengan peningkatan jumlah kendaraan, bahkan saya pun merasakannya. Jarak antara kost dan tempat kerja saya sebenarnya tak terlalu jauh, sekitar 10 menitan bila ditempuh dengan motor, walapun hanya 10 menit tapi terasa kurang nyaman, mengingat pagi hari adalah jam dimana kendaraan mulai padat-padatnya, dan saya pun harus berkawan dengan asap setiap hari ketika berangkat kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tahu, terlalu banyak menghiurp udara berpolusi tak baik untuk kesehatan, sehingga detoksifikasi merupakan salah satu solusi untuk mengurangi efek buruk polusi yang saya terima selama ini. Mendengar detoksifikasi, yang ada dalam angan saya sebelumhya adalah suatu proses yang ribet, namun dugaan saya salah ketika mengetahui Susu juga bisa menjadi sarana detoksifikasi, khususnya susu Bear Brand, bagi pembaca setia blog ini tentu tahu bahwa saya adalah seorang penggemar susu, hehe.</p>
<p style="text-align: justify;">Bearbrand dengan kemurnian susu yang dikemas steril dan berkhasiat merupakan salah satu cara mudah dan praktis untuk detoksifikasi sehari-hari. Tak ada kata terlambat untuk menjadi sehat, iya itulah yang harus kita pegang ketika ingin menjalani porses detoksifikasi, jangan pikirkan sudah berapa banyak racun yang ada di tubuh kita, tapi pikirkanlah usaha apa yang sudah kita lakuakan dalam mengeluarkan racun-racun yang ada dalam tubuh kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila berpatokan pada waktu saya pertama kali merokok tentu racun yang ada dalam tubuh saya sudah menumpuk segitu banyaknya, kemurnian Susu Bear Brand saya harapkan bisa membantu membersihkan toxin yang tersimpan dalam tubuh saya. Dibarengi dengan pola hidup sehat, menjaga pola makan dan berolahraga secara rutin, saya optimis detosifikasi tubuh deengan susu Bearbrand bisa berjalan optimal, dan membaut raga saya kembali bugar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/praktisnya-membersihkan-racun-dalam-tubuh-dengan-minum-susu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>55</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Empat Langkah yang Saya Lakukan Bila Menjadi Ketua KPK</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/empat-langkah-yang-saya-lakukan-bila-menjadi-ketua-kpk</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/empat-langkah-yang-saya-lakukan-bila-menjadi-ketua-kpk#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Nov 2012 03:56:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Infografis Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Perkara Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=3729</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sejarah bangsa Indonesia tak pernah lepas dari “politik saling menyandera”, sebuah pribadi yang tersandra tak akan bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan semestinya. sebagai ketua KPK, saya akan sangat berhati-hati dalam melangkah agar saya dan KPK tak tersandera.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3741" class="wp-caption aligncenter" style="width: 605px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2012/11/KPK_Stats1.jpg"><img class="size-full wp-image-3741" title="Infografis Penanganan Perkara Korupsi Tahun 2007-2011" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2012/11/KPK_Stats1.jpg" alt="Infografis Penanganan Perkara Korupsi Tahun 2007-2011" width="595" height="205" /></a><p class="wp-caption-text">Infografis Penanganan Perkara Korupsi Tahun 2007-2011</p></div>
<p style="text-align: justify;">Bangsa ini terus mengasah “pisau belati korupsi” untuk bunuh diri, kasus wisma atlit dan hambalang jelas membuka mata kita betapa semakin “vulgar” korupsi di negeri ini. para pelaku korupsi seakan tak sadar korupsi adalah tindakan hina, tercela bahkan durhaka.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah KPK masih bergigi? sepak terjang KPK sesungguhnya mencerminkan siapa yang memimpinnya. Andai saya dipercaya untuk memimpini institusi KPK, empat langkah ini yang akan saya lakukan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Langkah Preventif (Pencegahan) Korupsi</strong><br />
Saya bentuk divisi khusus di KPK yang bertugas mendatangi setiap institusi pendidikan dan instansi pemerintah untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya korupsi, dengan persiapan yang matang niscaya langkah ini bisa mengurangi angka perkara korupsi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Langkah Represif (Pengekangan) Korupsi</strong><br />
Perilaku culas berjamaah korupsi terjadi karena adanya kesempatan, dan langkah terbaik untuk memberantasnya adalah meminimalisir kesempatan korupsi itu terjadi. saya akan taruh orang-orang terbaik KPK di tempat-tempat yang selama ini menjadi “lahan basah” korupsi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Menjaga Diri dan Istitusi KPK Agar Tak Tersandera</strong><br />
Dalam sejarah bangsa Indonesia tak pernah lepas dari “politik saling menyandera”, sebuah pribadi yang tersandra tak akan bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan semestinya. sebagai ketua KPK, saya akan sangat berhati-hati dalam melangkah agar saya dan KPK tak tersandera.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Sosial Media untuk Kampenye Anti Korupsi</strong><br />
Setiap era peradaban, manusia menggunakan alat bantu khusus sesuai dengan zamannya, mulai dari batu di zaman batu, perunggu di zaman perunggu hingga besi di zaman besi. di era teknologi sosial media, sangat bijak bila kita bisa memanfaatkan potensi pengguna sosial media tanah air dalam mengkampanyekan anti korupsi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/empat-langkah-yang-saya-lakukan-bila-menjadi-ketua-kpk/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Egoisme Tak Tertahan, Jalan Raya Seakan Makin Kejam</title>
		<link>http://www.yosbeda.com/ketika-egoisme-tak-tertahan-jalan-raya-seakan-makin-kejam</link>
		<comments>http://www.yosbeda.com/ketika-egoisme-tak-tertahan-jalan-raya-seakan-makin-kejam#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2012 06:36:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yos Beda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Angka Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Jalan Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Wonogiri Solo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yosbeda.com/?p=3696</guid>
		<description><![CDATA[saya berpendapat bahwa egoisme seseorang di lingkungan keluarga atau di lingkungan kerja itu 10 kali lebih bisa dimaklumi dari pada egoisme seseorang di jalan raya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3699" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2012/11/Jalan-Raya.jpg"><img class="size-medium wp-image-3699" title="Foto Jala Raya" src="http://www.yosbeda.com/wp-content/uploads/2012/11/Jalan-Raya-300x200.jpg" alt="Foto Jala Raya" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Foto Jala Raya / Flickr: Allan</p></div>
<p style="text-align: justify;">Kemarin, jam menunjukan pukul 7 pagi ketika saya berangkat dari rumah Wonogiri ke Solo, sekitar pukul 7.45 saya sampai di kost, kemudian pukul 9 kurang seperempat saya sampai di tempat kerja saya, seperti biasanya seakan tak ada yang spesial di jam-jam tadi, hingga pada pukul stengah 10&#8242;an, saya mendengar ada <a title="Bus Al-Amin Tabrak 3 Motor, 4 Tewas Seketika" href="http://www.timlo.net/baca/42505/bus-al-amin-tabrak-4-motor-4-tewas-seketika/" target="_blank">kecelakaan tragis</a> yang terjadi di jalan Wonogiri-Solo, jalanan yang baru saja saya lalui sebelumnya. Kemarin siang, rabu (1/11/2012) Bus Al-Amin jurusan Praci-Solo menabrak 3 sepeda motor di wilayah Sukoharjo, di depan Lapangan Nguter, dengan 4 Korban tewas seketika.</p>
<p style="text-align: justify;">Kecelakaan tersebut menjadi sesuatu yang mengejutkan buat saya, mengingat jalan dimana kecelakaan itu terjadi adalah jalan yang rutin saya lalui setiap minggu, setidaknya sejak 6 tahun belakangan ini dan jalanan tersebut dikenal bukanlah jalan yang rawan terjadi kecelakaan. Memang, kecelakaan tadi siang  bukan kali pertama terjadi di jalan Solo-Wonogiri, sepanjang yang saya ingat , ada beberapa kali kecelakaan terjadi di jalan tersebut, tapi  yang memakan korban hingga lebih dari 3 orang baru terjadi tadi siang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kejadian kemarin siang  membuat saya semakin miris akan kondisi jalanan dewasa ini, apalagi akhir-akhir ini makin banyak terjadi kecelakaan di jalan raya yang merenggut tak sedikit nyawa manusia, bila melihat dari statistik <a title="Jumlah Kecelakaan, Koban Mati, Luka Berat, Luka Ringan, dan Kerugian Materi yang Diderita Tahun 1992-2010" href="http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&amp;daftar=1&amp;id_subyek=17&amp;notab=14">angka kecelakaan</a> di indonesia yang saya ambil dari data Badan Pusat Statistik selama 10 tahun kebelakang, angka kecelakaan terus meningkat dari tahun ketahun, peningkatan tersebut berbanding lurus dengan peningkatan <a title="Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenis tahun 1987-2010" href="http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&amp;daftar=1&amp;id_subyek=17&amp;notab=12" target="_blank">jumlah kendaraan bermotor</a> di negeri ini khususnya sepeda motor.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak perlu menengok data statistik pun, secara kasat mata kita bisa melihat bahwa sepeda motor memang menjadi penyumbang angka kecelakaan tertinggi di Indonesia, sepeda motor, Kendaraan yang identik dengan “warga kelas 2” itu seperti menjadi kereta kematian bagi para pengendaranya. Kendaraan bermotor beroda dua tersebut di jalanan menjadi yang paling lemah bila dibandingkan dengan kendaraan lain semisal mobil, truk, atau bus, hingga bila terjadi benturan diantara kendaraan tersebut biasanya sepeda motorlah yang mangalami nasib tragis.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa mengurangi rasa belasungkawa pada para korban kecelakaan jalan raya selama ini, jujur saya akui, dalam pengamatan saya kebanyakan kecelakaan yang terjadi di jalan raya adalah hasil dari “egoisme” pengguna jalan itu sendiri. Kita, anda bahkan saya mungkin kadang lupa bila berada di jalanan kita tak hanya bertanggung jawab pada keselamatan diri sendiri, tapi kita secara tidak langsung bertanggung jawab pada pengguna jalan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Janganlah hanya karena egoisme kita di jalanan, nyawa kita dan orang lain jadi taruhannya, bahkan dalam pandangan saya yang lebih ekstrim, saya berpendapat bahwa egoisme seseorang di lingkungan keluarga atau di lingkungan kerja itu 10 kali lebih bisa dimaklumi daripada egoisme seseorang di jalan raya, seperti yang saya bilang sebelumnya ego di jalan raya itu nyawa taruhannya. Jalan raya  hanyalah kata benda yang diam, di mata orang akhir-akhir ini menjadi begitu kejam, dengan merenggut banyak nyawa yang sebenarnya semua itu terjadi sebagaian besar karena &#8220;kesembronoan&#8221; pengguna jalan itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai pengguna Jalan Raya seyogianya kita bisa menjaga keselamtan diri sendiri dan orang lain, beberapa kali di pinggir jalan sering saya temui papan pengumuman yang bertuliskan kata-kata &#8220;<em>hati-hati di jalan keluarga menanti di rumah</em>&#8221; sebuah kata-kata yang berkesan biasa saja ketika pertama kali membacanya, namun sesungguhnya itu sangat dalam artinya. Bila kita dalam perjalanan, keluarga tercinta kita selalu menunggu kita pulang kerumah agar bisa kembali bercengkrama hangat bersama-sama, yang terpenting dari semua yang saya ocehin di atas adalah setiap akan berkendara jangan lupa untuk berdoa memohon keselamatan pada Sang Maha Kuasa.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yosbeda.com/ketika-egoisme-tak-tertahan-jalan-raya-seakan-makin-kejam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
