YOSBEDA.COM » Fotografi » Basic Fotografi » Kalibrasi Autofocus Pada Kamera DSLR Nikon Tanpa Fitur AF Fine Tune

Kalibrasi Autofocus Pada Kamera DSLR Nikon Tanpa Fitur AF Fine Tune

Written by on |
Bongkar Nikon D90

Bongkar Nikon D90

Beberapa hari lalu, ketika saya motret di sebuah even hunting bareng kawan-kawan fotografer Solo, saya mendapati kamera saya, Nikon D90 + 50mm f/1.8 D, mengalami masalah back focus pada mode autofocus (AF). Saya yakin kamera saya mengalami back focus setelah melihat kekonsistenan misfocus yang terjadi. Sepulang dari hunting, saya masih ragu, yang mengalami masalah back focus lensa saya atau body Nikon saya. Berhubung saya cuma punya satu buah lensa, saya tak bisa tahu pasti yang salah lensa atau body D90 saya.

Saya lebih berasumsi terhadap kemungkinan terburuk saja, yaitu body kamera saya yang mengalami back focus. Dari googling saya dapat fakta bahwa masalah back/front focus pada mode autofocus di kamera DSLR adalah hal yang lazim. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi kamera-kamera DSLR pro dibekali fitur AF fine-tuning, fitur yang ada untuk mengatasi masalah tersebut. Sayang Nikon D90 saya belum ada fitur itu hingga membuat saya saat itu berfikir untuk menjualnya saja.

 

Niatan saya untuk menjual kamera seketika sirna saat saya menemukan sebuah trik jitu memperbaiki masalah Back/Front Focus di Nikon D90. Adalah seorang pengguna Youtube bernama Steven B2, yang telah menyelamatkan saya. Video berjudul “Physically Calibrate Auto Focus – DSLR” yang dia unggah pada 30 September 2013 silam, mengajarkan cara kalibrasi autofocus pada kamera DSLR Nikon tanpa fitur AF Fine Tune, seperti D3100, D5100, dan D90. Bahkan metode tersebut bisa dipakai di DSLR Nikon berfitur AF Fine Tune, seperti D7000 atau D600.

Ketika saya melihat thumbnail video tersebut untuk pertama kalinya, saya merasa sedikit was-was dan takut. Bagaimana tidak, dalam thumbnail video tersebut terlihat Steven sedang membongkar sebuah kamera DSLR Nikon D90. Jujur saja, saya juga ngga berani kalau sampai bongkar total body kamera saya. Namun ternyata kesimpulan awal saya salah, setelah melihat videonya dengan saksama, yang dibongkar cuma casing bawah saja, jadi tidak semenakutkan yang ada di bayangan saya sebelumnya.

Kunci L Tekiro dan Obeng Cellkit

Kunci L Tekiro dan Obeng Cellkit

Alat yang dibutuhkan pun tidak banyak, cuma modal obeng mata phillips (+) berukuran PH00 dan sebuah hex key atau kunci L berukuran 1/16inci (1.5mm juga bisa). Saya beli set kunci L merek Tekiro seharga Rp 25 ribu di salah satu penjual di bukalapak.com dan obeng set Krisbow di Ace Hardware Solo seharga Rp 115 ribu. Ketika kunci L saya tiba, saya langsung coba membuka casing bawah Nikon D90 saya dengan obeng (+) PH00. Ternyata ukuran obeng Krisbow ini tidak tepat PH00 dan malah membuat salah satu baut agak stripped (slek), sial!

Gagal di percobaan pertama, saya lalu membeli set obeng merek Cellkit di bukalapak.com seharga Rp 60 ribu, baca reviewnya sih bagus. Setelah obeng Cellkit datang, saya berhasil membuka casing bawah Nikon D90 dengan mudah. Kemudian saya siapkan beberapa obyek berjejer diagonal untuk acuan saat kalibrasi. Di sini, obeng “tak berguna” Krisbow saya gunakan jadi obyek acuan kalibrasi. Saya foto obeng tersebut dengan kondisi belum terkalibrasi dan mendapati bahwa titik area tertajam berada di belakang obyek yang saya bidik pada titik AF.

Kalibrasi Autofocus Nikon D90

Kalibrasi Autofocus Nikon D90

Dalam kondisi casing body bagian bawah terbuka, ada tiga lubang yang yang menuju ke tiga buah baut hex. Ketiga baut hex itulah yang menjadi semacam pengatur autofocus di body Nikon D90. Ketiga baut itu diputar searah jarum jam untuk yang mengalami masalah back focus, dan arah sebaliknya untuk masalah front focus. Saya sendiri cuma main ‘trial and error’ ketika mengalibrasinya, jadi tidak tahu berapa banyak putaran yang saya perlukan untuk membuat autofocus kamera saya normal lagi. Saya membutuhkan sekitar 3-4 kali percobaan hingga autofocus Nikon d90 saya normal lagi.

Sebelum dan Sesudah Kalibrasi

Sebelum dan Sesudah Kalibrasi

Mudah sekali kan caranya! Akhirnya kamera saya bisa memotret dengan normal dan mendapatkan ketajaman yang maksimal lagi. Dari saya baca-baca, masalah back/front focus itu akan datang lagi seiring dengan frekuensi penggunaan kamera, biasanya sekitar 2-3 tahun sekali perlu dikalibrasi ulang. Oiya satu lagi, kalibrasi seperti ini biasanya berbeda hasilnya ketika body dipasang dengan lensa yang berbeda pula, jadi ketika nanti saya upgrade lensa, saya sudah siap untuk melakukan kalibrasi lagi!

…………………………………………….

**Meskipun metode dari Steven B2 ini berhasil untuk mengatasi masalah back focus di kamera Nikon D90 saya, namun ini adalah metode yang tidak secara resmi dianjurkan oleh Nikon ya! Bisa saja dalam prosesnya malah membuat autofocus kamera makin ngaco atau hanya buang waktu sia-sia karena trial and error-nya tak kunjung berhasil. Jadi, jika anda ingin mencobanya, anda sudah tahu risiko yang akan dihadapi, hehehe..

Related Items

56 Comments

  1. Calvin Dakota
    Aug 31, 2015 @ 17:54:21

    thanks ya informasinya , menarik sekali , sangat menambah wawasan saya

    Reply

  2. SlameTux
    Aug 31, 2015 @ 20:42:47

    Selamat ya mas, kameranya sudah sembuh dari yang namanya back/front focus.

    Semoga lancar terus…

    Reply

    • Yos Beda
      Aug 31, 2015 @ 20:47:27

      Iya mas Slam, alhamdulillah 🙂

      Reply

      • Fahmi
        Sep 25, 2015 @ 09:40:19

        Wah, ini berarti harus berani bongkar kamera sendiri ya? Kayaknya saya lebih berani bawa ke service center aja XD

        Reply

  3. capung2
    Aug 31, 2015 @ 22:25:50

    Nyimak artikelnya nih..

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 01, 2015 @ 12:41:35

      Thx mas udah mampir 😀

      Reply

  4. wahyu asyari muntoha
    Aug 31, 2015 @ 22:56:29

    brati siap foto2 model bokeh lagi ya mas 😀

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 01, 2015 @ 12:42:09

      Ooo pasti mas.. nantikan karya-karyaku ya mas… hehehehe

      Reply

  5. Dani
    Sep 01, 2015 @ 03:40:36

    mantab bongkar kamera sendiri. Selamat Mas sudah sembuh kameranya 🙂

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 01, 2015 @ 12:47:00

      Iya mas, modal nekat doang bongkar kamera sendiri.. alhamdulillah berhasil 🙂

      Reply

  6. Triunt
    Sep 01, 2015 @ 05:24:28

    wah ngeri juga, kameraku langsung tak jajal fokuse, mungkin geri nunggu wektu backfocus.

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 01, 2015 @ 12:47:36

      Iyo sing penting wis weruh carane mbenerke yen keno masalah back/front focus 🙂

      Reply

  7. cumilebay.com
    Sep 01, 2015 @ 05:48:24

    Eh busyet di betulin sendiri, ngak takut makin kenapa2 hehehe
    Tapi alhamdulillah dah sembuh yaaa

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 01, 2015 @ 12:49:02

      Iya awalnya takut mas, takut kalau malah rusak.. wkwkwkwkw…
      Alhamdulillah hal yang ditakutkan tidak terjadi 😀

      Reply

  8. Firman
    Sep 01, 2015 @ 22:28:11

    Hebat bisa utak-atik sendiri, kalo yg lain sih cuma bisa makenya aja. 😀
    Lanjut jepret2 lagi mas!

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 02, 2015 @ 09:57:41

      Iya mas Firman, cuma modal nekat aja kok ini 😀

      Reply

  9. Alid Abdul
    Sep 02, 2015 @ 09:59:35

    Haduuuuuuuuuhhh ngeri, saya nggak berani bongkar gituan sendiri 😀

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 02, 2015 @ 10:24:13

      Sing penting, Waniiii mas… pasti nanti bisa beres kamerannya.. wkwkwkwkwkw

      Reply

  10. Jasa Grafologi
    Sep 07, 2015 @ 11:01:45

    Terimakasih Info nya. Save dulu untuk coba-coba kalau Kameraku ada error di fokus.

    Reply

  11. Update Harga
    Sep 07, 2015 @ 16:52:19

    Makasih banget informasinya buat admin yang sangat handal membagikan informasi penting seperti ini

    Reply

  12. Sriyono Suke
    Sep 09, 2015 @ 05:14:59

    Ketoknya belum berani klo bongkar bongkar d7000 saya, masih terlalu mahal kameranya untuk ukuran kantong saya 😀

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 10, 2015 @ 11:30:20

      D7000 ya mas kameranya, itu sama persis kok casing bawahnya sama D90 😀

      Reply

  13. D Sukmana Adi
    Sep 10, 2015 @ 10:57:13

    kok malah saya gagal fokus dengan tulisanmu ini ya mas yosh..malah fokus dengan obeng merk TEKIRO kamu hahaha…belinya dimana?

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 10, 2015 @ 11:27:57

      Belinya di di toko online khusus perkakas mas, namanya perkakasku dot com

      Reply

  14. Stefie
    Sep 10, 2015 @ 17:20:23

    terrima kasih infonya mas seputar DSLR kebetulan pengetahuan saya seputar kamera masih minim sekali.

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 11, 2015 @ 09:27:56

      Sama-sama kak Stefie 🙂

      Reply

  15. Herosoftmedia
    Sep 11, 2015 @ 21:13:58

    Hehe masih sebatas pengguna biasa aja, belum berani ngoprek kamera segitunya. Tapi nambah pengetahuan nih. Makasih mas.

    Reply

  16. Herosoftmedia
    Sep 12, 2015 @ 13:36:18

    Mas nanya aja nih OOT dikit. Kalo bongkar casing gitu kira2 bakal ngefek sama garansi produknya gak ya?

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 12, 2015 @ 21:05:24

      Ngaruh mas, sebagaimana produk elektro lainnya, ketika masih garansi namun dibuka sendiri ya garansinya hangus, hehehehe.. kecuali emang bukanya pinter, tidak meninggalkan jejak obeng di bautnya, itu baru ngga ngaruh di garansinya..

      Reply

  17. Regina
    Sep 12, 2015 @ 17:51:25

    Jadi intinya .. Krisbow No … BukaLapak Yes ya mas .. hehehe… salam kenal

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 12, 2015 @ 21:03:12

      Wakakakaka… ya begitulah kak…
      Selam kenal juga kak Regina 🙂

      Reply

  18. akhmad muhaimin azzet
    Sep 15, 2015 @ 09:52:57

    Dibutuhkan “keberanian” untuk utak-atik sendiri ya, Mas, di situlah sebenarnya letak kreativitas, hehe…

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 17, 2015 @ 11:29:03

      Iya dibutuhkan keberanian mas Akhmad 🙂

      Reply

  19. wijaya pr
    Sep 15, 2015 @ 23:50:47

    Bagus artikel. Saya punya canon 40D error mas, pas mau jepret focusnya nyari terus, flash kadang nyala-nyala, tapi tetep ga mau jepret. Belum sempat service, karena dulu pernah tak bawa ke tempat servise tapi kambuh lagi..
    Terimakasih

    Reply

    • Yos Beda
      Sep 16, 2015 @ 14:36:13

      Sama-sama mas Wijaya, semoga masalah kamera 40D-nya cepat beres.. 🙂

      Reply

  20. resep masakan indonesia
    Sep 30, 2015 @ 17:46:59

    hemmm berani banget bongkar sendiri gatakut tambah rusak mas ?

    Reply

  21. mawi wijna
    Oct 06, 2015 @ 08:27:38

    Menarik trikmu Mas. Tuku set kunci L & obeng sikik.

    Reply

    • Yos Beda
      Oct 07, 2015 @ 11:30:25

      Heheheh… mau bongkar kamera juga ya bray 😀

      Reply

  22. Ibnu cho
    Oct 11, 2015 @ 08:22:21

    nyimak aja saya bang yos, belum punya kamera keren gitu, sukup smartphone dulu..hee

    Reply

    • Yos Beda
      Oct 12, 2015 @ 11:31:03

      Smartphone juga bisa menghasilkan foto-foto keren kok mas Ibnu 🙂

      Reply

  23. Larisa
    Oct 25, 2015 @ 11:27:08

    aduuuh itu kamera bagus-bagus dibongkar gitu … saya juga ahlinya mas , ahli bongkar tapi nggak bisa kalau disuruh masang laginya … hahaha…

    Reply

  24. Padma
    Jan 02, 2016 @ 10:18:08

    modal nekat jika berhasil memang lega/ plong, tapi klo gagal malah ntar bisa disalahkan sama bengkelnya…..??? gimana tuh..mas yos??

    Reply

    • Yos Beda
      Jan 02, 2016 @ 17:56:28

      Hahahaha.. kalau ngga yakin memang baiknya dibawa ke servis resmi saja mas Padma, tapi kalau emang yakin ya langsung aja dihajar 😀

      Reply

  25. Padma
    Jan 02, 2016 @ 10:25:26

    kbetulan sy ada nikon d90 , d60 berlaku juga untuk yg tipe lain gk? jk nnti prcobaan sy brhasil yg juga akan sy cek juga.

    Reply

    • Yos Beda
      Jan 02, 2016 @ 17:57:51

      Setahu saya untuk tipe-tipe lain yang tahun pembuatannya tidak berbeda jauh dengan D90 mirip kok, semisal D3100/3200, D5100/D5100, dan D700/D7100 dll

      Reply

  26. ariefsigli
    Jan 05, 2016 @ 02:52:24

    belajar dari masternya memang lebih memuaskan, terima kasih bayak mas 🙂

    Reply

  27. meja belajar
    Jan 14, 2016 @ 19:17:45

    iya pak terimakasi banyak atas infonya

    Reply

  28. United Heater
    Jan 16, 2016 @ 11:31:20

    sangat menginspirasi sekali.. semoga sukses.
    silahkan juga kunjungi website kami, kami adalah perusahaan heater berkualitas di indonesia yang memproduksi heater “hanya kualitas terbaik” silahkan kunjungi kami untuk informasi selengkapnya.

    Reply

  29. masslara
    Jan 28, 2016 @ 07:06:04

    Salam kenal mas yos. Inspiratif nih

    Reply

  30. Budi Menoreh
    Mar 04, 2016 @ 14:18:14

    Pernah punya nikon, lama ngga kepake sampe jamuren..yadah saya jual…kalo punya peralatan teknis sendiri emk manap ya..bisa bongkar2 sendiri…:)

    Reply

Leave a Reply

*