Advertisements

You are here: Home > Opini > PKS dan Skandal Impor Daging Sapi, Kenapa Kita Harus Saling Benci?

PKS dan Skandal Impor Daging Sapi, Kenapa Kita Harus Saling Benci?

Daging Sapi

Daging Sapi / fleishers.com

Beberapa minggu ini heboh pemberitaaan di media terkait skandal suap impor daging sapi yang melibatkan Ahmad Fathanah dan mantan presiden PKS Lutfhi Hasan Isaaq, polah tingkah tercela Ahmad Fathanah yang terus-terusan diungkap media membuat banyak orang jengah. Kegeraman dan sumpah serapah kepada Ahmad Fathanah menjadi hal yang biasa kita dengarkan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun tak luput menjadi bahan cemoohan, baik di dunia maya maupun di dunia nyata.

Munafik, sok suci, pendosa yang gila harta/wanita dan umpatan kasar lainya terus mengalir ke Ahmad Fathanah, Lutfhi Hasan Isaaq dan juga PKS, Partai yang dikenal sebagai partai dakwah yang bersih dan Islami itu kini telah ternoda dan kotor. “Hari kehacuran PKS tinggal menghitung hari,” begitulah prediksi beberapa orang, tapi apakah betul demikian, PKS akan mengalami kehancuran dalam waktu dekat, partai yang bulan juli nanti akan berusia 15 tahun ini akan runtuh, bahkan tak sempat menapaki usia 15 tahunnya?

Perseteruanya dengan KPK beberapa waktu lalu juga membuat masyarakat semakin eneg pada PKS, Lumrah memang mengingat masyarakat secara umum masih menggap KPK adalah lembaga sempurna yang tak pernah salah :). Kader dan simpatisan PKS tak pernah menyerah mencoba mengimbangi pemberitaan media yang cenderung menyudutkan PKS, Para netter PKS yang bertebaran di dunia maya selalu semangat “membuzz” berita-berita positif terhadap PKS  tentang kasus “daging sapi” ini, kadang memang terlihat berlebihan pembelaan yang dilakukan teman-teman netter PKS.

Saya sendiri bukanlah simpatisan PKS namun begitu tertarik dengan kasus ini, sangat disayangkan memang ketika mendapati simpatisan PKS yang seperti sengaja tak mau tahu fakta bahwa para elit PKS yang terlibat di kasus ini terbukti nyata berbohong dan terus saja membelanya dengan gelap mata. Di lain pihak saya juga sangat prihatin terhadap saudara-saudara saya lainnya yang begitu semangatnya menghakimi PKS, seolah mereka semua kader dan simpatisan PKS telah berlumuran dosa, lengkap sudah kebencian yang lahir dari sebuah propaganda yang entah disengaja atau tidak disengaja ini.

Sepertinya memang banyak dari saudara-saudara kita yang semakin bingung dengan kasus  ini, Arus berita sekandal suap “daging Sapi” beredar dengan begitu derasnya, hingga kadang  tak bisa dengan jelas membedakan yang mana yang sesungguhnya berita dan mana yang hanya sebatas cerita, mana pula yang hanya sebuah opini dan mana yang sebenarnya fakta. Memang inilah salah satu manfaat dari era keterbukaan informasi seperti sekarang dimana tak ada lagi yang bisa disembunyikan, walau kadang terjadi distorsi, ketika arus informasi dikendalikan oleh mereka-mereka yang culas.

Melihat kasus ini seyogianya harus bisa mengamati dari dua sisi, janganlah kita melihat sesuatu yang hanya dari satu sisi saja, seperti hanya mau membaca apa yang sesuai dengan perspektif kita tanpa mau membaca susuatu dari hasil perspektif orang lain, walaupun itu suatu fakta yang sangat penting. Ibaratkan saja kasus daging sapi ini sebuah rumah, ada kalanya kita perlu keluar pagar untuk melihat keadaan rumah kita, jangan kita hanya melihat keretakan yang ada di rumah dari dalam rumah, melihat dari luar pagar biasanya lebih jernih dan jelas.

Jangan sampai hati dipenuhi dengan kebencian yang hanya bikin hidup tak tenang, Benar memang bahwa korupsi itu adalah perbuatan hina, tercela bahkan durhaka, tapi jangan lantas membuat kita gelap mata membeci PKS atau sebaliknya membeci saudara-saudara kita lain yang begitu kejam menghakimi PKS. Biarkan KPK bekerja dan kita mengawasinya secara dewasa, Kasus ini saya yakini akan bisa mendewasakan PKS dan juga kita semua, saudara satu bangsa, satu bahasa dan satu cita-cita, untuk Indonseia lebih baik :)

Related Items

Advertisements

66 Comments

  1. Jilbab Elzatta
    May 23, 2013 @ 12:03:09

    Tulisannya bagus mas, cukup berimbang, adem jadi bacanya :) saya jadi ingat kata-kata pak Taufik Ismail; Karena budaya literasi kita rendah, akibatnya banyak keributan gara2 salah baca. Yg gak kontroversial malah jd ribut.

    Reply

    • Yos Beda
      May 23, 2013 @ 15:36:02

      iya mbak elza budaya literasi di negeri ini memang rendah, dan celakanya hal tersebutlah yang dijadikan jalan masuk/celah para pemegang/penguasa informasi untuk melakukan propaganda.. kalau propaganda positif/baik sih bagus ya, kalau propagandanya destruktif, kacau deh :(

      Reply

  2. Jhon Kemplu
    May 23, 2013 @ 12:35:38

    Iya leo

    Reply

    • Yos Beda
      May 23, 2013 @ 15:36:53

      walah, ini pasti totti temenku kuliah dulu, cuma dia e yang panggil aku leo.. hehehe

      Reply

  3. Heru Piss
    May 23, 2013 @ 13:25:39

    Kasus daging sapi ini sudah menyebar sampai keseluruh pelosok negeri ini, termasuk didesaku. hal ini memang perlu dicermati bahwa rakyat sudah banyak yg malas dengan info2 spt ini. Ada yang sudah tidak mau tahu apa yg terjadi diatas sana karena endingnya juga tidak adil. makane ditempat saya sendiri ya sepi sepi aja dengan kasus daging sapi ini “mending golek duit daripada ngurusi orang lain”

    Reply

    • Yos Beda
      May 23, 2013 @ 19:46:46

      Di kampung saya wonogiri skandal impor daging sapi ini juga tidak begitu menggema mas, yang pasti mereka tahu ada kasus ini namun sebagian besar tidak ambil pusing dengan perkembangan kasus ini, hal yang sama terjadi di tempat saya bekerja yaitu Solo, mereka malah lebih sibuk menyongsong pemilihan gubernur yang akan berlangsung seminggu lagi itu. kasus ini memang sangat ramai di dunia maya, dan karena alasan itulah saya tergelitik untuk “ikutan” menulis tentang kasus ini.

      Reply

  4. Ahmad Faza
    May 23, 2013 @ 13:43:16

    di do’akan saja mas
    semoga lekas sembuh

    Reply

    • Yos Beda
      May 23, 2013 @ 19:47:23

      Iya mas Ahmad, semoga bangsa ini lekas sembuh dari berbagai macam penyakit tercela :)

      Reply

  5. pnet
    May 23, 2013 @ 16:51:03

    skrg udah bingung mo percaya ma media mainstream mana lagi… :(

    Reply

    • Yos Beda
      May 23, 2013 @ 19:49:25

      jujur saat ini tidak ada media yang 100 % netral, namun dengan merangkaikan setiap berita dengan garis waktu menjadi sebuah kesatuan yang utuh akan terlihat kok bagaimana sebenarnya kisah/skandal ini :)

      Reply

  6. Private Blogging
    May 23, 2013 @ 19:29:03

    corruption is animal

    Reply

  7. D Sukmana Adi
    May 23, 2013 @ 19:55:39

    bukan partainya tapi personalnya, oh manusia klo liat daging empuk aja udah melotot matanya #eh

    Reply

    • Yos Beda
      May 23, 2013 @ 19:57:35

      Sayangnya beberapa orang malah memukul rata, partainya ikut dicemooh tiada habisnya :(

      Reply

  8. Jauhari
    May 23, 2013 @ 20:09:42

    Jadi daging manakah yang kamu dustakan ;)

    Reply

    • Yos Beda
      May 24, 2013 @ 09:16:15

      daging apa aja boleh mas, namun sebagai penggemar sate kambing saya berharap pasokan daging gambing di daerah saya tetap lancar.. heheheeh

      Reply

  9. kickymaulana
    May 24, 2013 @ 05:51:50

    lagi musim musimnya berita daging sapi ya sekarang mas. oh iya blog nya makin rame banget mas. iri saya liat ada iklan adsensenya. saya di tolak terus sama adsense sedih

    Reply

    • Yos Beda
      May 24, 2013 @ 09:19:41

      iya lagi booming banget di dunia maya pemberitaan skandal suap daging sapi ini, iya mas Alhamdulillah lancar-lancar saja dengan Adsense saya..

      Reply

  10. Aryo Seno
    May 24, 2013 @ 09:13:30

    Jangankan daging, kitab suci aja masih doyan buat ngemplang, semoga mereka yang korupsi segera diberi hidayah

    Reply

    • Yos Beda
      May 24, 2013 @ 09:20:41

      Iya mas, semoga mereka yang “doyan” memakan harta haram itu segera dibukakan pintu taubatnya..

      Reply

  11. Anton
    May 24, 2013 @ 10:39:23

    Iya mas, seharusnya pemberitaannya yg berimbang ya, tp yg namanya media ya penginnya yg bisa bikin heboh hehehe kita tgg saja siapa benar siapa salah, kalo pun di dunia ga ketauan yg benar salah siapa, nanti jg ketauan di akhirat, jadi ya biasa ajalah membaca berita biar ttp bisa mencernanya dg baik…

    Reply

    • Yos Beda
      May 24, 2013 @ 20:00:14

      Hehehe iya media memang patronya seperti itu mas. mencari sesuatu yang heboh, walau memang unsur suatu peristiwa dikatakan mempunyai muatan berita ngga melulu harus super heboh, sejujurnya yang diinginkan para pembaca berita adalah “cover both sides of an issue” :)

      Reply

  12. bayu
    May 24, 2013 @ 19:50:37

    masalahnya gini, dari semua kasus korupsi itu kedua belah pihak sama2 ngotot.

    kita juga sebagai masyarakat cuma bisa nonton dan punya opini masing2. da kita juga gak tau mana yang salah mana yang bener.

    *opini aja ya* no offense :)

    Reply

    • Yos Beda
      May 24, 2013 @ 20:42:19

      iya mas sepakat dengan opini anda, ya intinya dari tulisan saya adalah semoga kebencian yang berlebihan tidak merasuki kita hanya karena kasus ini

      Reply

  13. lindaleenk
    May 24, 2013 @ 21:27:41

    Setiap ada pemberitaan apa, prinsip saya jangan telan mentah2 apa yg km baca.
    Beberapa yg ga logis ya ga perlu dicerna lg.
    Aku dasarnya jg ga doyan politik, terlalu byk hal yg abu2 di sana. :)

    Reply

    • Yos Beda
      May 25, 2013 @ 09:21:32

      Iya mbak linda, sebuah sikap yang cerdas “jangan telan mentah2 apa yg km baca.”

      Reply

  14. Sriyono Disini
    May 25, 2013 @ 16:06:50

    kadang kadang aneh ya, ngobok oboke sampek segitunya sampek sampek mbak e mbak e yang kebagian cuman 10 jutaan di ewer ewer ngalor ngidul… sementara case lain yang seharusnya juga perlu digali, terlupakan…
    *di tempat lain, “halo mas kumis…”, “eh, halo mas…” “sibuk apa mas…?” “biasa mas… mancing… gimana ikut nggak?” :D

    Reply

    • Yos Beda
      May 27, 2013 @ 11:50:49

      hahahaha iya mas, sedikit lucu ketika pak mantan mentri kumis kasusnya malah jarang terdengar lagi, malah di kasus lain mbak e mbak e yang kebagian cuman 10 jutaan di ewer ewer ngalor ngidul… hahahahaha :D

      Reply

  15. Ndop
    May 25, 2013 @ 16:07:50

    Aku cuma aneh mendengar nama Fathonah, secara kaidah bahasa arab, itu kan nama cewek. Kalo cowok harusnya Fathoni.

    Reply

    • Yos Beda
      May 27, 2013 @ 11:51:25

      wah salut aku sama mas ndop, tentang pengetahuan bahasa arabnya, mantap :)

      Reply

  16. Pakies
    May 25, 2013 @ 17:17:26

    Entahlah saya mengistilahkan apa, bahwa sebagian dari budaya kita memang gampang sekali terhanyut angin. Ketika ada pemberitaan A, maka oponi kebanyakan miring ke A dan ketika gencar ke pemikiran B arahpun berbelok nggak karuan. Saya sendiri juga nggak habis pikir dengan politik di negeri ini, selalu saja kasus berhembus begitu hebat seolah menelanjangi secara keseluruhan dari komponen terbesar sampai akarnya, dan secara tiba-tiba kasus itu menghilang entah kemana.
    Perkara daging sapi dan hal yang mengikutinya juga membuat saya merasa prihatin, entah siapa sebenarnya biang kerok semua ini, hingga saya melihat perbedaan yang sangat mencolok antara yang mendapatkan masalah dengan kader-kader di akar bawah terutama perjuangan mereka dalam membangun dakwah di masyarakat tanpa mengenal lelah dan tanpa mengenal materi (itu yang saya tahu dari kader didaerah saya). Saya juga bukan simaptisan partai apapun, namun pada akhirnya, kitalah yang seharusnya arif menyikapi setiap kasus seperti ini,karena setiap penilaian yang kita sematkan pada orang lain adalah tanggungjawab kita.

    Reply

    • Yos Beda
      May 27, 2013 @ 11:55:04

      wah komentar mas Pakies super sekali mas, saya semakin tercerahkan dengan komentar anda terutama yang ini “kader-kader di akar bawah terutama perjuangan mereka dalam membangun dakwah di masyarakat tanpa mengenal lelah dan tanpa mengenal materi (itu yang saya tahu dari kader didaerah saya).” mantap :)

      Reply

  17. Patricia Lim
    May 26, 2013 @ 18:25:48

    hati hati pasang iklan adsensenya dibagaian bawah itu biasanya banned mas bro. moga aja gak. salam kenal

    Reply

    • Yos Beda
      May 27, 2013 @ 12:02:10

      iya kak, makasih atas nasehatnya :)

      Reply

  18. Swastika
    May 26, 2013 @ 20:22:03

    Mungkin, orang-orang yang selama ini muak dengan imej suci PKS jadi mendapat angin utk bersuara, thus keluarlah semua komentar itu. Anyway, menurut saya kasus ini sudah terlalu jauh menjadi bulan-bulanan media sebelum KPK tuntas mengusutnya. My stand point? I’m tired with all of this media circus.

    Reply

    • Yos Beda
      May 27, 2013 @ 11:57:56

      hahaha iya mba swastika, banyak masyarakat yang mulai jengah dengan pemberitaan kasus daging sapi ini yang kadang malah lari dari substansinya, malah kadang lebih fokus ke wanita-wanita ngga jelas itu, hehehe :)

      Reply

  19. cumilebay.com
    May 27, 2013 @ 01:04:04

    Kalo sudah kejadian, semua nya pada menyelamatkan diri demi kepentingan golongan ataupun pribadi :)

    Reply

    • Yos Beda
      May 27, 2013 @ 11:58:38

      Iya mas, naluri alamiah manusia, mecoba untuk bisa bertahan ditengah gempuran :)

      Reply

  20. hlga
    May 27, 2013 @ 14:11:31

    kalo kasus semacam ini saya lebih ke bodo-amat sih mas
    soalnya udah ada bagian yang ngatur dan ngurus
    jadi ya gak peduli sama sekali.

    karena pada akhirnya sekecil apapun korupsi juga bakal ada balasannya nanti. hehehe

    Reply

  21. duniaely
    May 28, 2013 @ 19:05:51

    memang nggak bisa ya nelan mentah mentah tiap berita yg kita baca, hrs disaring dulu

    Reply

  22. whitney
    May 28, 2013 @ 21:59:21

    saya slalu suka kata demi kata dan bagaimana caranya pak admin ini menguraikannya dalam bentuk postingan

    Reply

  23. pengobatan kanker payudara
    May 29, 2013 @ 00:42:18

    banyak sekali media yang memojokan PKS :)
    masih gak jelas kasusnya tuh
    tapi yang udah jelas malah di biarin
    suram kpk

    Reply

  24. Mekanik Komputer
    May 30, 2013 @ 10:02:52

    PKS emang jagonya soal daging sapi :D

    Reply

  25. Toko Osing
    May 30, 2013 @ 10:03:50

    semoga ga cuma PKS…demokrat kasus hambalang dan century juga harus segera diselesaikan

    Reply

  26. sitirobiah
    May 31, 2013 @ 14:48:32

    sangat memalukan bangsa indonesia ,,, selalu terkenal dengan korupsinya

    Reply

  27. sitirobiah2013
    May 31, 2013 @ 14:50:46

    ya nggak lahh yang kita harus benci adalah orang-orang yang sudah melanggar ,,,

    Reply

  28. Evi
    Jun 01, 2013 @ 13:51:03

    Ini akibat politik pencitraan yg dilakukan para politisi kita. Bagitu ada yg tergelincir, seketika citra yg di bangun lenyap, berganti dengan sejuta hujatan. Saya kira orang sudah muak dengan citra yg dibangun politisi selama ini, jarang sesuai kenyataan. Begitu ada kesempatan melempar sakit hati, tumpah semua deh…

    Reply

  29. keke naima
    Jun 01, 2013 @ 17:53:18

    itulah kenapa saya semakin malas saja baca media. Permainan media dan yg membaca masih ada aja yg terbawa arus. Yg membela sm yg menghujat sikapnya terlalu berlebihan

    Reply

  30. Zippy
    Jun 03, 2013 @ 20:45:32

    Skandal impor daging sapi ini makin lama nggak proporsional banget beritanya.
    Udah mencong kemana2 .
    Lagian sayanya juga gak terlalu ngkitin sih, udah males.
    Mending makan daging sapinya aja daripada mikir kasusnya, hahahah :lol:

    Reply

  31. Nella
    Jun 04, 2013 @ 02:42:49

    Bbrp waktu lalu di Eropa digegerkan dengan skandal daging kuda, ternyata Indonesia tidak mau ketinggalan juga :D, bbrp kali saya mengikuti berita kasus ini di TV, semakin banyak oknum-pknum yang terlibat yang mulai ketauan. Semoga kasusnya bisa selesai.

    Reply

    • giewahyudi
      Jun 05, 2013 @ 10:10:29

      Seru nih di Eropa bisnisnya daging kuda. Kalau kita daging sapi. Hihihii

      Reply

  32. obat herbal pria perkasa
    Jun 04, 2013 @ 08:25:19

    terimaksih atas infonya…

    Reply

  33. postingan review
    Jun 04, 2013 @ 11:16:03

    waduh lebih baik ane tutup mata ama telinga aja deh tau nih kasus.. atau tinggal tiduran aj :D

    Reply

  34. belanja termurah
    Jun 04, 2013 @ 11:20:32

    daging aja di perdebatin.. kasian tuh daging gk punya dosa :P

    Reply

  35. Ka Widiantara
    Jun 04, 2013 @ 20:52:58

    Kalau dilihat memang, partai tidak pernah salah. Dengan seluber visi dan misi mengtasnamkan nasionalisme, keberagaman, dan mensehajterakan rakyat (konon). Tapi, kalau hanya dijadikan tameng (partai bersankutan ) gimana nih ?
    salam… ;)

    Reply

  36. arif
    Jun 05, 2013 @ 05:28:52

    kasus suap impor daging ini memang sedang “panas” ya mas, sehingga seolah2 ada “kebencian” antara kader jamaah (tarbiyah) PKS dengan pihak2 yg mereka anggap memojokkan PKS, misalnya yg sering dianggap memojokkan oleh mereka itu adalah media mainstream dan KPK. fenomena kasus ini memang kompleks dan menarik untuk dianalisis sbg ilmu dan wawasan dari segi keilmuan misalnya : komunikasi, politik, hukum, ekonomi, hingga dakwah.
    sbg org awam, wajar jika saya sbg pribadi maupun bnyk org lain lalu kini menjadi benci. intinya tentu benci thsp substansinya yakni perilaku korupsi. tapi yg berbeda adalah kebencian thdp aspek luar yg nampak. Nah inilah yg memang bersifat subjektif / kualitatif. saya hanya bisa berharap semoga kasus ini memberikan banyak hikmah bagi semua pihak untuk mau belajar lbh bnyk termasuk belajar menyikapinya spy jgn terlarut pada kebenciannya semata lalu tak menghasilkan solusi bersama :)

    Reply

  37. giewahyudi
    Jun 05, 2013 @ 10:12:06

    PKS jangan sok suci, beresin dulu anak buahnya, jangan cuma target 3 besar trus anak buahnya pada kejar target gitu..

    Reply

  38. USM
    Jun 05, 2013 @ 10:35:11

    aduh kasus ga ada abisnya.
    sapi aja sampe kena juga.
    aduh2. . .

    Reply

  39. sitirobiah2013
    Jun 05, 2013 @ 14:31:55

    sebenarnya semuanya harus diberantas kalau ingin indonesia lebih baik

    Reply

  40. Akhmad Muhaimin Azzet
    Jun 07, 2013 @ 10:20:54

    Saya setuju tidak saling hujat, tapi tunggu proses hukum berjalan, semoga kebenaran akan terkuak.

    Reply

  41. green angelica
    Jun 14, 2013 @ 15:01:51

    terimakasih atas infonya

    Reply

  42. sakit pinggang belakang
    Jun 24, 2013 @ 15:52:43

    kita doakan saja agar KPK dapat menyusut tuntas kasus ini. Indonesia harus bebas dari korupsi titik !

    Reply

  43. villa jayagiri
    Jun 27, 2013 @ 13:40:40

    berbicara tentang korupsi dan politik memang meembingungkan…mendingan kita berlibur yuk ..hehehe

    Reply

  44. bocah
    Jul 22, 2013 @ 04:11:15

    sy ga ngerti soal politik ahh

    Reply

  45. Media cepat hamil
    Sep 01, 2013 @ 09:07:18

    I love KPK
    Siapa pun yang salah harus diadili dengan seadil-adilnya …

    Reply

Leave a Reply

*