Advertisements

You are here: Home > Opini > Tentang Ngamuknya Ustadz Hariri Sampai Nginjak Kepala Orang

Tentang Ngamuknya Ustadz Hariri Sampai Nginjak Kepala Orang

Ustadz Hariri Meminta Seseorang Untuk Mencium Kakinya

Ustadz Hariri Meminta Seseorang Untuk Mencium Kakinya

Alkisah pada suatu hari seorang Ayah mengajak, anak, istri beserta ibunya untuk menghadiri ceramah seorang Ustadz kondang di kotanya. Dengan mengajak anaknya Ayah tersebut berharap bisa memberikan pelajaran yang bermanfaat bagi anaknya, alasan mengajak istrinya adalah agar sang anak merasa nyaman ketika belajar di didekat ibunya, sementara sang Ayah membawa Ibunya agar beliau bisa melihat cucu kesayanganya belajar tentang agama dan moral dalam ceramah ustadz kondang tersebut.

Ceramah pun dimulai, materi yang dibawakan sangat bermanfaat, berbicara soal kasih dan sayang dalam Islam, berbicara soal kesabaran, si Ayah sungguh senang melihat anak nyacukup antusias mendengar ceramah Sang Ustadz, si Ayah pun paham bahwa mungkin hanya beberapa potongan kecil dari ceramah Sang Ustadz yang anaknya pahami. Tak jadi soal, karena tujuan awal si Ayah mengajak anaknya adalah mengenalkan anaknya akan agama, soal bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari adalah tugas dia dan ibunya mengajarkanya pada sang anak saat di rumah nanti.

Di tengah acara akbar Sang Ustadz, ada sedikit kendala di sisi tehnis lapangan, di mana sound system pada acara tersebut bermasalah kadang suara Ustadz mendadak mengecil bahkan hilang, Sang Ustadz pun meminta panitia acara untuk membenahinya. Si Ayah dan keluargnya merasa agak kecewa karena acara tidak berlangsung lancar, selang beberepa menit sound tak kunjung normal juga, Sang Ustadz kemudian meminta lagi pada sang operator sound untuk membereskan, sang operator kemudian menjawabnya dengan nada yang agak tinggi.

Merasa dirinya tidak dihargai dengan nada tinggi dalam jawaban si operator sound, sang ustadz sempat emosi, kemudian dia menyuruh sang operator sound untuk maju menghadapnya. hingga sempat terjadi ketegangan antara sang ustadz sengan operator sound system. Sang Ustadz kondang sempat meminta si operator untuk mencium kakinya sebagai permintaan maaf, namun si operator menolak, Di puncak ketegangan Sang Ustadz makin meradang hingga menginjak sang operator dengan lututnya, kontan saja seluruh jamaah kaget termasuk si Ayah, anak, sitri dan juga ibunya.

Sepulang dari acara ceramah Sang Ustadz si Ayah, galau segalau-galaunya, acara yang dia harapkan bisa jadi sarana pembelajaran buat sang anak, serta jadi tempat menimba ilmu buat istri dan ibunya berubah jadi drama memalukan dan memprihatinkan. si Ayah pun kemudian menemui Ibunya, dia meminta maaf karena telah memberikan contoh yang tidak baik bagi cucunya, sang Ibu pun mengerti dan menyuruh putra dan menantunya untuk memberika penjelasan yang baik akan kejadian mengerikan yang baru saja dilihat cucunya tadi.

Siapa Ayah yang kamu ceritakan di atas yos? Ayah dan keluarganya diatas adalah karakter-karakter imajiner yang saya ciptakan dan coba masukan ke dalam garis waktu kejadian memalukan yang saya lihat dan baca kemarin, yaitu soal Ustadz Hariri yang ngamuk saat ceramah, bahkan sempat menyuruh seseorang mencium kakinya dan juga sampai menginjak kepala orang tersebut dengan lututnya, dalam pendangan saya tak ada secuilpun ruang pembenaran untuk mereka-mereka yang melakukan kekerasan.

Lebih miris lagi aksi kekerasan yang dilakukan Hariri dipertontonkan di depan jamaahnya yang sudah barang tentu ada anak-anak di antara mereka, tak sadarkan Hariri bahwa di antara jamaahnya boleh jadi ada yang membawa putri-putrinya, jamaah yang ingin mengenalkan buah hatinya untuk belajar cinta kasih Islam, belajar akan indahnya sikap sabar dari seorang ustadz/ulama dan belajar nilai-nilai mulia lainnya dari ajaran yang dirislahkan pada Sang Nabi 14 abad silam ini.

Sebagai seorang ustadz dia selayaknya guru yang bisa memberikan suri tauladan bagi para murid-muridnya, sang operator sound yang membuat amarahnya naik dilihat Hariri bukan sebagai murid yang harus dididik malah Hariri memilih jalur kekerasan dengan melihat si operator sound sebagai musuh, Ketika seoang berilmu berdiskusi dengan orang awam seyogianya bisa melihat dia sebagai orang yang kebetulan ilmunya belum setinggi kita, hingga batas pemakluman kita atas setiap perilakunya yang kadang merendahkan atau melecehkan kita adalah sebuah bagian dari kedaifan dia saudara kita yang belum berilmu.

Kalau boleh jujur saya memang tak begitu kaget dengan apa yang dipertontonkan Hariri dalam video tersebut, karena beberapa waktu lalu saya termasuk yang menaruh curiga ada yang tak beres dari Ustadz jebolan ajang pencarian bakat ini, terlebih diperkuat soal pelecehan seksual yang dilakukanya pada penyanyi seksi Cinta Penelope, di mana Hariri mencuri G-string milik Cinta lalu memakai dan membuat foto selfie saat memakai G-string tersebut, kocaknya foto tersebut ditunjukan pada Cinta Penelope.

Semoga kasus memalukan yang menimpa Hariri ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua dalam memilih guru, memilih teman, atau memilih panutan. Saya tidak sepakat ketika ada yang bilang “jangan memilih-milih teman!”, kalau soal mengasihi memang kita berlaku universal kepada siapa saja, namun ketika memilih teman atau guru yang dijadikan panutan saya pikir kita harus selektif, terlebih bila teman atau guru tersebut adalah panutan yang akan membimbing kita atau anak-anak kita.

Referensi:

http://celebrity.okezone.com/read/2014/02/12/33/939812/ustadz-hariri-bantah-ngamuk-injak-kepala-operator-sound-system

http://celebrity.okezone.com/read/2012/05/21/33/632700/dilecehkan-ustadz-g-string-cinta-penelope-dicuri

Related Items

Advertisements

74 Comments

  1. giewahyudi
    Feb 13, 2014 @ 14:11:28

    Sekarang nama ustadz itu sudah dicemarkan oleh orang-orang kayak gini. Dari awal liat mukanya aja sudah kelihatan, ustadz kok dandannya ga jelas gitu. Mana belain diri, hambok minta maaf saja..

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 06:17:15

      Iya mas, dari awal kemunculan di TV saya juga udah melihat keanehan ada pada Hariri, entah dari dandananya atau gestur tubuhnya di depan kamera :)

      Reply

  2. Max Manroe
    Feb 13, 2014 @ 15:02:55

    Astaga, kaget banget liat videonya. Masa nginjak kepala orang gitu sih, di depan banyak orang pula, dan banyak anak-anak. Jangankan seorang pemuka agama, orang biasa aja tidak pantas menunjukkan arogansi seperti itu.

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 06:18:14

      Yang sangat..sangat…sangat disesalkan adalah kejadian itu didepan anak-anak ya mas, sedih banget saya lihat seorang anak diperlihatan kekerasan seperti itu :'(

      Reply

  3. Kisah Foto
    Feb 13, 2014 @ 19:30:55

    Ampun deh… jaman sekarang, ustad dengan modal penampilan plus seidikit ilmu agama bisa dakwah… Kalo saya masih suka dakwah kiai & para habib :D

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 06:20:11

      Iya mas, itulah kenapa kita sekarang harus selektif memilih tuntunan ilmu dan tontonan yang bermanfaat, hehehehe

      Reply

  4. mandor
    Feb 13, 2014 @ 21:34:04

    Alhamdulillah semuanya ditunjukkan oleh Allah lebih cepat. Bahwa Hariri adalah seperti itu

    Gelar ustad bisa diberikan kepada siapa saja, bahkan media pun bisa memberikan kepada siapapun yang dikehendakinya, namun akhlak tidak serta merta melekat pada gelar ustad.

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 06:23:48

      Saya sepakat sekali dengan kata-kata anda mas bahwa akhlak tidak serta merta melekat pada gelar ustadz :)

      Reply

  5. ndop
    Feb 13, 2014 @ 21:45:41

    Selama ini aku mengandalkan feelingku untuk menilai apapun, termasuk karakter orang. Entah itu ustadz kek, calon presiden kek, orang kaya raya yg punya perusahaan besar kek, kalau aku gak suka ya nggak suka aja.

    Dan melihat wajah dan penampilan ustad di atas beberapa minggu yll, aku udah eneg. Gak membumi. Dan ternyata feelingku memang benar adanya, tingkah lakunya udah kayak makluk planet aja, bukan makluk bumi yg ramah dan rendah hati..

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 06:27:48

      Bener sakali mas ndop, aku juga dari dulu sih merasa ada yang ngga beres dengan Hariri, ditambahlagi berita soal pelecehan seksual yang dilakukannya tahun 2012 silam, memang kebenaran berita itu belum pasti, namun kenapa hati kecil saya saat itu Hariri benar melakukan pelecehan tersebut, makanya kemarin ketika melihat ada kejadian memalukan ini, saya ngga begitu kaget-kaget amat, malah komentar saya… lha wajar mah ini, kan ini Ustadz yang agak “sakit” itu, heheheeh

      Reply

  6. jampang
    Feb 14, 2014 @ 05:38:25

    karena bahasanya sunda, saya jadi nggak ngerti omongannya apa di video itu

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 06:28:50

      Saya juga ngga ngerti apa yang diomongin mas, tapi kalau dari gestur taulah apa yang sebenarnya terjadi, setidaknya mendekati kejadian sebenarnya seperti apa :)

      Reply

  7. Budi Arnaya
    Feb 14, 2014 @ 10:47:14

    Setuju dengan mas Yos…bijak2lah memilih guru…agar tidak menjerumuskan kita sendiri..

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 14:50:56

      Iya mas Budi, penuntun yang baik akan membawa kita di jalan yang baik :)

      Reply

  8. duniaely
    Feb 14, 2014 @ 12:40:50

    kmrn aku lihat videonya mas, heran org bgt kok bisa disebut ustad, setuju sama pendapat adiknya alm. Gus Dur, ustad itu tak boleh lagi tampil di manapun

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 14:50:26

      Iya mba Ely, emang sekarang bukan perkara mudah membedakan mana ustadz atau Ulama yang pantas kita ikuti dan mana ulama atau ustadz yang kurang pantas kita ikuti :)

      Reply

  9. hennyfaridah.name
    Feb 14, 2014 @ 13:41:18

    Wallahuwa’lam bisshawab. Allah saja yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Cuman kalo gak suka ya gak suka aja, Allah yang memberikan Peringatan, Teguran, Azhab dan Pengampunan.

    Salam hangat dari Balikpapan.

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 14:49:07

      Yang sebenarnya terjadi sudah dikupas tuntas kok kak di acara hitam putih semalem, di mana acara tersebut menghadirkan kedua belah pihak, baik ustadz Hariri maupun Kang Entis (yang dikunci/diinjek itu ) , salam hangat dari Solo :)

      Reply

  10. tahta laksana dewanata
    Feb 14, 2014 @ 14:58:35

    Alhamdulillah, persoalan ini sudah usai mas. Kemarin sudah diluruskan di acara Hitam Putih.
    Dari Koor. Sound Kang Entis dan ust. Hariri sudah maafan.

    Semoga kejadian semacam ini tidak terulang lagi. Masak Ustadz kok kelakuane ngono seh. :D kangge suri tauladan ek, :(

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 21:33:26

      Iya di acara Hitam Putih yang kebetulan saya jjuga nonton juga kemarin sudah dikupas tuntas ya, semoga jadi pembelajaran buat kita semua :)

      Reply

  11. Zippy
    Feb 14, 2014 @ 20:59:46

    Ustadznya lebih mirip preman.
    Parah banget sampai kayak gitu tingkah lakunya.
    Bikin malu agama aja.

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 14, 2014 @ 21:35:13

      Iya mas, bikin malu memang, semoga kedepanya bisa lebih sabar dan santun lagu ustadznya :)

      Reply

  12. Dabloeng
    Feb 15, 2014 @ 13:29:39

    Ustadz khilaf lupa dengan ayat la taghdhob…. sungguh di sayangkan

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 15, 2014 @ 14:16:10

      Iya mas, banyak sekali yang menyayangkan dan menyesalkan kejadian tersebut :(

      Reply

  13. hendronrkhls
    Feb 15, 2014 @ 16:48:23

    Ustad2 semacam Hariri ini adalah jenis ustad yang gak perlu diikuti. Komersil & menanamkan kefanatikan ke pada jamaahnya, isi khutbah nya gak jauh2 dari teori2 generic dengan penekanan pada permainan emosi menjuruskan jamaah kepada penghambaan ke guru (ulama). Menganggap dirinya lebih tinggi derajatnya dari manusia yang lain.
    Saya sendiri lebih memilih mendengar ulama sepeti Qurais Shihab, Gus Mus, Syafi’i Ma’arif, M.Nuh dll. Para cendekia yang lebih banyak berbicara praktikal yang berbicara dg atmosfir yang lebih ringan, nyaman, gampang dicerna & moderat. Sehingga hati pun terasa lapang dan motivasi pun muncul lebih mudah

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 17, 2014 @ 13:47:34

      Waaaah sharing yang sangat bermanfaat mas Hendro, iya saya juga merasa nyaman dan tenang mendengarkan ceramah para ulama dengan materi yang ramah, teduh, mengajarkan kasih dan sayang, seperti ceramah-ceramah Qurais Shihab, Gus Mus, atau Aa Gym. Benar memang dalam ceramahnya Ustadz hariri juga mengajarkan hal-hal yang benar tentang Islam, namun kejadian kemarin sangat disayangkan, seperti seorang guru yang mengajarkan nilai-nilai keburukan pada muridnya :'(, semoga kedepanya ustadz Hariri bisa lebih berhati-hati lagi dalam bertindak :)

      Reply

  14. Elfrida
    Feb 15, 2014 @ 20:49:41

    Sayang ya, image seorang pemuka agama harus tercoreng karena tidak dapat mengontrol emosi dengan baik.

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 17, 2014 @ 13:48:28

      Iya mas, kasihan banget sama ustadz-ustadz yang kedepan baik langsung maupun tidak langsung namanya jadi terkesan gimana gitu di masayarakat gara-gara kasus ini :(

      Reply

  15. Tosman
    Feb 16, 2014 @ 15:02:21

    Dengan adanya kelakuan Hariri ( pantasnya Hariri bukan ustad ) terhadap sesama muslim itu sudah jelas kalau dianya hanya pintar ngomomg pintar berakting ( sesuai dgn peran dia di sinetron islam KTP ) tapi tidak pintar memahami apa yang disampaikan. Orang kuat itu adalah orang yang bisa nahan EMOSI sabar dan pemaaf, sedang hariri jauuuuuhhh jauuuuhhh, gak deh

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 17, 2014 @ 13:49:22

      hahahaha betul banget mas, saya nangkapnya juga seperti itu, beliau tidak pintar memahami apa yang disampaikannya sendiri :)

      Reply

  16. cumilebay.com
    Feb 17, 2014 @ 10:00:34

    Ini ustadz ala2 ngak jelas, memalukan saja. Wong ustadz kok yaa tinggah laku nya kayak gitu. Zaman sekarang gampang banget sech dapat julukan ustadz

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 17, 2014 @ 13:50:12

      memang sekarang untuk mendapatkan gelar ustadz gampangnya bukan main mas, kasihan masyarakat yang sudah membedakan mana ustadz beneran mana ustadz boong2an :)

      Reply

  17. pangeranrambee
    Feb 17, 2014 @ 21:12:48

    Waah, padahal awalnya saya nggak percaya ada ustadz yang macem begitu. Gila bener.

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 18, 2014 @ 13:42:57

      hahaha.. ya begitulah mas, seperti kata orang “Ustadz juga manusia” tak selamanya bisa lepas dari perbuatan tercela :)

      Reply

  18. NOE
    Feb 18, 2014 @ 08:39:31

    Hehe.. no comment lah, capek deh pokoknya…
    tapi mungkin perlu ditinjau ulang, gelar ustad itu siapapun bisa bikin2 sendiri kok, wong gelar itu bikinan manusia, tanpa proses tes de el el.
    *komeng juga ahirnya :lol:

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 18, 2014 @ 13:44:28

      kadang saya malah merasa bahwa kita sebagai masyaratat turut andil berbuat salah juga, karena terlalu cepat memberikan gelar-gelar seamcam ustadz pada orang yang belum teruji kapabilitasnya, heheeh

      Reply

  19. Goiq
    Feb 18, 2014 @ 13:28:03

    aku ngga tahu dia, tapi kemarin sempat baca soal kasus ini.. mudah-mudahan tidak terjadi lagi

    Reply

    • Yos Beda
      Feb 18, 2014 @ 13:44:47

      Aamiin, semoga tidak terulang lagi kejadian ini :)

      Reply

  20. jimmy al ghazali indra
    Feb 18, 2014 @ 17:25:32

    ustadz juga manusia, kalau kita hanya bisa mencela saja, apa bedanya diri kita? itu sama saja kita adalah orang yang buruk juga

    Reply

    • Creative Artwork
      Feb 21, 2014 @ 17:37:03

      kalo seseorang bisa berdakwah tentang kebaikan dan ajaran moral tentu seorang itu harus dapat menjadi tauladan tentang materi dakwahnya. cmiiw

      Reply

  21. kakaakin
    Feb 19, 2014 @ 02:27:47

    Semoga gak bakal ada lagi kejadian kek gini :(
    Heran deh ngelihat orang2 yang gampang banget ngumbar emosinya …

    Reply

  22. Kuyung Kupek
    Feb 22, 2014 @ 12:18:46

    Ustadz Hariri telah menyampaikan kronologi dan permintaan maafnya di Hitam Putih..

    Moga insiden buruk seperti ini tak terulang lagi

    Reply

  23. Rivanlee
    Feb 22, 2014 @ 12:29:11

    wis edan lah ustad ini. emosi banget.

    Reply

  24. asmie
    Feb 23, 2014 @ 15:28:33

    Banyak manusia yang mengira dirinya sedikit berilmu lalu menjadi sok paling suci dan yang paling bener dari yang lain sehingga lupa akan esensi ilmu itu sendiri. Hmmm… prihatin jadinya :(

    Reply

  25. Rahasia Cantik dan Ganteng Orang Asia
    Feb 24, 2014 @ 23:26:08

    semoga kejadian ini bisa diambil hikmahnya.Tidak ada manusia yang sempurna,termasuk ustad sekalipun. Kedudukan terbaik dimata Tuhan adalah karena tingkah lakunya,bukan karena kedudukan,harta dll

    Reply

  26. Obat jerawat
    Feb 26, 2014 @ 10:02:03

    orang yang merusak nama baik ustad.

    Reply

  27. ht icom v80
    Feb 26, 2014 @ 14:00:55

    ust tp ga bisa kontrol emosi… ya mudah2an bs jd pelajaran u/ para ust di indonesia..

    Reply

  28. Cak Gun
    Feb 26, 2014 @ 16:03:14

    Klo menurut saya, ini sebuah keprihatinan yg kaum muslim.

    Popularitas kadang membuatkan hati dan pikiran, bahkan sekelas ustadz sekalipun
    Semoga saja kita semua diberikan rendahan hati dan kuatan iman. amin

    Reply

  29. Ahmad
    Mar 02, 2014 @ 10:51:09

    tindakan tidak untuk ditiru

    Reply

  30. obat asam urat
    Mar 02, 2014 @ 21:54:20

    sangat memperihatin kan,.

    Reply

  31. jayafida
    Mar 04, 2014 @ 14:50:57

    Ya Allah, kok seperti itu yah, pak Ustadz hilang kendali, tidak bisa ngontrol emosi.
    Tindakan sesaat akibat ditanggung selamanya.
    Astagfirullah

    Reply

  32. Obat Maag kronis Tradisional
    Mar 06, 2014 @ 09:27:51

    ini lah hal yang dapat menghancurkan nama baik agama.

    Reply

  33. Obat nyeri sendi
    Mar 07, 2014 @ 07:25:09

    apakah itu yang di sebut dengan teladan yang baik

    Reply

  34. Obat Kanker Payudara
    Mar 07, 2014 @ 11:01:35

    astagfirulloh

    Reply

  35. sopayansoari
    Mar 07, 2014 @ 16:51:25

    wah benaran itu tuh infonya
    masa utad gitu…

    Reply

  36. AkbarAlatas
    Mar 10, 2014 @ 08:03:48

    Ada baiknya beliau jadi blogger aja gan

    Reply

  37. Tina Latief
    Mar 14, 2014 @ 22:08:46

    kalau kata sosiologi, orang yang demikian mengalami konflik me dan i..
    dan ustadz tersebut lebih mengutamakan I-nya daripada me-nya. Sehingga lupa apa perannya di sana..

    Reply

  38. obat jerawat
    Mar 16, 2014 @ 11:23:28

    tindakan yang sangat memalukan

    Reply

  39. obat darah tinggi
    Mar 19, 2014 @ 08:30:27

    akibat ke egoisan dan kesombongan dengan pangkat, yang akhirnya seperti itu..

    Reply

  40. Yogi Marsahala
    Mar 19, 2014 @ 11:20:00

    Sangat disesalkan kenapa bisa terjadi

    Reply

  41. Yogi Marsahala
    Mar 19, 2014 @ 11:20:52

    Ada baiknya semua pihak instrospeksi diri, komentar juga ya ke blog saya http://www.goocap.com

    Reply

  42. Pecinta Binatang
    Mar 21, 2014 @ 13:36:36

    ya seperti inilah indonesia..

    Reply

  43. Grosir Tas
    Mar 22, 2014 @ 09:08:23

    maklum lah, namanya juga ustadz pemenang lomba …

    Reply

  44. Dewitya
    Mar 28, 2014 @ 17:16:06

    tidak sepantasnya ustad bertindak seperti itu

    Reply

  45. Sunandar
    Mar 31, 2014 @ 15:59:21

    parah banget ni ustad. tapi mereka sudah maaf2 ya? saya lihat di hitam putih..

    Reply

  46. archer
    Apr 13, 2014 @ 21:25:54

    wah mudah2an ada hikmahnya yaa

    Reply

  47. EventJogja
    Apr 16, 2014 @ 16:54:40

    mudah2an jadi pembelajaran bersama, bagi semua, setiap orang bisa salah dan lupa :)

    Reply

  48. try out online
    Apr 25, 2014 @ 17:47:58

    sopan banget ya tuh ustad kaya dia yang paling bener ajah
    ya tapi ambil hikmah ajah manusia gak pernah luput dari dosa

    Reply

  49. Davin
    Apr 27, 2014 @ 14:53:02

    menurut saya ini harus dibawa ke meja hijau, ini mempermalukan agama ! menistakan agama ! karena tugasnya saat itu mewakili indahnya dan agungnya sebuah agama.. apabila kemudian hari saya tidak mendengar ustad ini dipenjara, saya hanya bisa mengucapkan selamat kepada negeri ini.. terima kasih

    Reply

  50. tips kesehatan
    May 03, 2014 @ 10:09:35

    ambil hikmahnya saja yah hal yang seperti ini TIDAK patut untuk dicontoh. cuma karna masalah sepele seperti itu tiak bagus

    Reply

  51. cumilebay.com
    May 09, 2014 @ 14:06:55

    Apapun alasan nya ngak pantas seorang mengaku diri nya ustads memberikan contoh buruk seperti itu

    Reply

  52. Mebel Minimalis
    May 12, 2014 @ 15:33:21

    panutan yang bagusnya harus bisa menjaga prilakunya, makasig buat admin atas informasinya…

    Reply

  53. Sony xPeria
    Jun 27, 2014 @ 11:12:47

    saya pernah ikuti di acara hitam putih itu Ustazd alasannya bukan menginjak kepala, melainkan menarik jempol hanya untuk menundukkan. ya begitulah orang ga bisa kontrol emosi. nice post >>>

    Reply

Leave a Reply

*