Hajar Adrien Broner, Marcos Maidana Raih Sabuk WBA Welterweight

Oleh: - 16 Desember 2013  |

Instagram

Adrien Broner vs. Marcos Maidana
Adrien Broner vs. Marcos Maidana (Hogan’s Photos)

Sebagai penikmat tinju yang mengidolakan trio petinju asal Argentina 3M (Maidana-Matthysse-Martinez) kemarin saya sangat bahagia, karena kemarin minggu (15/12/2013), salah satu dari mereka yaitu Marcos Rene Maidana baru saja mendapatkan gelar juara WBA Welterweight setelah berhasil memenangkan pertarungan yang cukup sengit melawan si ‘bocah tengil’ Adrien Broner dengan kemenangan angka mutlak 115-110, 116-109, 117-110. Hal ini cukup mengobati kesedihan saya atas kekalahan jagoan saya lainnya Lucas Matthysse atas Danny García dua bulan lalu.

Pada pertarungan Marcos Maidana vs Adrien Broner  yang berlangsung di  Alamodome, San Antonio, Texas, Amerika Serikat kemarin, Maidana sama sekali tidak diunggulkan, malah petinju berjuluk El Chino tersebut seperti dijadikan ‘tumbal’ untuk batu loncatan sang bocah tengil Broner yang juga merupakan anak emas Golden Boy Promotion. Kenapa dari tadi saya bilang tengil ya karena Broner ini sangat bermulut besar, sampai-sampai di sesi timbang badan sehari sebelum duel berlangsung dia sempat berujar hanya membutuhkan 2 ronde untuk meng-KO Maidana, muke gile!

Adrien Broner meprovokasi Marcos Maidana
Adrien Broner meprovokasi Marcos Maidana (ESPN)

Maidana pun menanggapi ucapan broner dengan santai, dia berkata, “memang broner petinju muda hebat yang memangi sabuk juara di 3 kelas berbeda, namun dihadapan saya dia bukanlah siapa-siapa” , ucapan Maidana ini pun dia buktikan di atas ring. Di awal-awal masuk ring saat perkenalan petinju oleh ring announcer saya sempet khawatir juga melihat raut wajah Maidana yang menurut pengamatan saya sedikit tegang, berbeda dengan Broner yang terlihat santai cenderung pongah hingga terus memprovokasi mental maidana dengan mendekati sisi ring kubu maidana dengan gestur meremehkan.

Baca juga:

Bel ronde pertama berbunyi, tak menunggu lama, Maidana, sang slugger idola saya langsung menggempur pertahanan Broner yang menggunakan gaya bertahan Shoulder Roll ‘ala’ Floyd Mayweather Jr. Memasuki ronde ke-2 Maidana melanjutkan gempuranya hingga dia berhasil meluncurkan hook kiri panjang andalanya dan berhasil menjatuhkan Broner hingga tersangkut di tali ring, itu merupakan knocked down pertama Broner sepanjang karier tinjunya.

Rupanya knocked down di ronde ke-2 tadi sudah cukup bagi Maidana untuk menjatuhkan mental dari Broner yang awalanya terlalu jumawa, terbukti di ronde-ronde selanjutnya Broner tidak konsisten menggunakan tehnik shoulder roll dengan counter punch-nya, tak seperti gaya shoulder roll yang biasa dilakukan Mayweather yang konsisten dari awal hingga akhir ronde. Malah Broner terlihat sedikit frustasi dengan Maidana yang terus merangsek hingga sesekali Broner memberikan dorongan dengan sikutnya sampai diperingatkan wasit.

Sebagai seorang slugger sejati yang “hobi” jual beli pukulan tentu Maidana sangat senang mengetahui Broner terpancing untuk bermain terbuka. Jual beli pukulan terus terjadi dari ronde ke ronde hingga puncaknya pada ronde ke 8, Maidana lagi-lagi berhasil mendaratkan kombinasi hook kiri ke wajah lalu hook kanan ke rusuk kiri Broner kemudian disusul hook kiri keras ke wajah broner yang membuat Broner tersungkur untuk kedua kalinya pada pertarungan tersebut, setelah mendapat hitungan dari wasit Broner bangkit lalu mencoba kembali menghadapi gempuran Maidana yang tak pernah berhenti.

Di ronde 8 itu pula ada kejadian menarik dan cukup membuat saya was-was, yaitu ketika Broner yang baru saja ter-knocked down dan bangkit, sembari menunggu staminanya pulih lagi Broner malah merangkul dan mengunci kedua tangan Maidana, maidana pun langsung menanduknya, dan wasit memberikan pengurangan nilai pada Maidana. Di mata saya hal yang dilakukan El Chino normal, mengingat maidana cukup kesal dengan sikutan-sikutan dan dorongan dari awal ronde, dan tadi itulah kesempatan utnuk membalasanya, boleh lah sedikit-sedikit bermain kotor pada petinju yang ‘kotor’ juga, hehe..

Marcos Maidana Raih Sabuk WBA Welterweight
Marcos Maidana Raih Sabuk WBA Welterweight (eurosport.com)

Di ronde-ronde akhir kedua petinju tampak tak lelah dan masih saja melakukan jual beli pukulan bahkan di ronde terakhir saya kawatir juga, ada gelagat bahwa broner akan bermain lepas, karena dia tahu akan kalah bila hanya mengandalakan perolehan poin maka dia mengejar hasil KO, untunglah hingga ronde terakhir Maidana bisa terus bermain cantik dan sangar, hingga ketiga juri menghadiahi Maidana dengan kemenangan angka mutlak. yeaah akhirnya petinju favorit saya dapet gelar juara lagi.

 

Berita Terkait.

39 Komentar

  1. Eko Widaswara
    8 November 2016 @ 17:56:05

    Marcos Rene Maidana petinju favorit saya sepanjang masa..
    Puas bgt sy nonton pertandingan lawan bocah tengil itu, sayang maidana sdh pensiun

    Reply

Tinggalkan Balasan ke Eko Widaswara Batal