Hormati Ibumu, Maka Dunia Akan Menghormatimu

Oleh: - 22 April 2012  |

Instagram

saya dan ibu saya
saya dan ibu saya

Beberapa minggu lalu Julia Perez atau yang akrab dipanggil Jupe kembali membuat berita takala dia memutuskan hubungan dengan Gaston Castano, kekasih yang sudah 5 tahun dipacarinya. Ada sisi menarik dari kisah Jupe ini, dimana seorang Jupe yang kita kenal sangat liar dan urakan saja rela melakukan sesuatu yang sangat dibencinya demi Ibunya. Saya sangat salut akan apa yang dilakukan artis bernama asli Yuli Rachmawati ini karena dia tahu bagaimana sosok orang tua khususnya Ibu itu sangat vital dalam kehidupan kita.

Ibu, dengan difinisi sederhana adalah seseorang yang melahirkkan kita ke dunia ini, sepanjang yang saya tahu melahirkan putra-putri ke dunia ini adalah suatu perjuangan yang tak mudah. Ibu saya pernah bercerita bahwa melahirkan (normal) itu adalah proses yang menyakitkan namun sangat ditunggu oleh para wanita. Berangkat dari situlah saya mencoba untuk selalu berhati-hati dan sebisa mungkin menghindari melakukan hal-hal yang menyakiti Ibu saya, karena ketika Ibu melahirkan saya ke dunia, Nyawa adalah taruhannya.

Hubungan saya denga Ibu saya sendiri sangat-sangat baik, beliau melahirkan saya saat usianya baru menginjak 16 tahun. Beliau adalah wanita yang sangat kuat, 26 tahun mengarungi rumah tangga bersama ayah saya banyak cobaan dilaluinya dan Ibu saya masih bisa bertahan dengan begitu tegarnya, demi siapa dia bisa menjadi setegar itu? Ya demi saya dan adik saya. Dari situlah saya sangat-sangat kagum pada Ibu saya, sampai saat ini apa yang saya kerjakan tujuan akhirnya adalah untuk membahagiakan Ibu saya.

Baca juga:

Masih teringat pesan salah satu dosen saya saat kuliah di tahun 2007 silam, “Di dunia ini, orang tua khususnya orang tua perempuan (Ibu) adalah orang yang harus kau hormati, semakin kamu menghormati Ibumu, dunia pun akan semakin menghormatimu” tanpa mengesampingkan sosok seorang ayah, saya sangat memegang pesan tersebut sampai sekarang , dan saya sudah merasakan sendiri manfaat dari menghormati seorang Ibu.

Menghormati Ibu itu yang seperti apa dan bagaimana melakukanya? Saya akan kesulitan ketika harus mendiskripsikan bagaimana menghormati ibu, yang saya coba praktekan selama ini adalah berusaha memenuhi apa saja keinginginan ibu saja, keinginan disini tak hanya materi kok. Saya sangat senang dan bangga di kepercayaan yang saya anut, memuliakan seorang wanita khususnya ibu kita adalah hal yang paling utama selain memuliakan anak yatim tentunya.

Kalau boleh sedikit ekstrim, saya berpandangan sosok ibu adalah perwujudan Tuhan di dunia ini. Maksunya adalah sifat-sifatNya memang saya temukan pada diri seorang Ibu, sebagaimana pengabdian seorang hamba pada Tuhannya, tentu kita harus menurut apa yang diperintahkaNya, pun demikian dengan perintah Ibu, ketika Ibu menyuruh saya untuk terjun ke jurang pun akan saya laksanakan, karena saya tahu seorang Ibu siapapun dan di manapun saat menyuruh anakanya melakukan sesuatu pasti demi kebaikan anaknya juga.

Membaca sedikit paparan saya dari paragraf ke paragraf diatas tentu kita bisa menyimpulkan betapa mulianya sosok seorang Ibu, adakah di dunia ini yang lebih mulia dari seorang Ibu? Saya rasa tidak ada. Janganlah malu untuk selalu meminta doa dan restu beliau saat akan melakukan sesuatu didunia ini mulai dari pekerjaan, perjalanan, perlombaan bahkan percintaan, hehe..

Berita Terkait.

27 Komentar

  1. Mitos
    22 April 2012 @ 09:53:57

    Bener ane setuju… rasulullah pun pernah berpesan dan menyebutkan Ibumu 3x ini membuktikan keutamaan dan kemuliaan seorang ibu. 🙁

    Hormati ibumu maka dunia akan menghormatimu…

    Reply

    • Yos Beda
      25 April 2012 @ 11:09:44

      iya kak, itulah salah satu kebanggan saya menjadi seorang muslim, betapa agama islam mengajarkan untuk memulikan seorang Ibu

      Reply

  2. herbal tricajus
    23 April 2012 @ 08:56:05

    setiap org ttp punya sisi baiknya, termasuk juga jupe…

    ibu memang harus selalu dihormati

    Reply

    • Yos Beda
      25 April 2012 @ 14:20:10

      iya benar seburuk2knya manusia pasti punya sisi baiknya 🙂

      Reply

  3. yadi
    23 April 2012 @ 11:00:53

    iya gan kita harus hormati ibu kita, karna kan surga ada di bawah telapak kaki ibu

    Reply

  4. Evi
    24 April 2012 @ 06:01:34

    Berkaca dr pengalaman sy sbg ibu, bahwa melahirkan anak adalah keinginan paling dasar dari wanita. Maka tak terbayang gimana bahagianya ketika Allah mengabulkan permintaan tsb. Maka apapun jg dipertaruhkan demi sang anak. Hanya kepada anak ibu dpt memberikan cinta tanpa syarat. Kalau itu jd sumber penghormatan utknya pasti tiap ibu senang. Namun tak ada yg lbh menyenangkan saat mengetahui sang anak tahu bahwa mereka adalah matahari bagi hidup sang ibu

    Reply

    • Yos Beda
      25 April 2012 @ 14:19:25

      saya jadi terharu mbak baca komntarnya 🙁

      Reply

  5. arif
    24 April 2012 @ 12:23:11

    sedang berusaha mewujudkan harapan Ibu dalam 1-2 bulan2 ini :), semoga terwujud, amin!

    Reply

    • Yos Beda
      25 April 2012 @ 14:22:20

      semoga bisa terwujud mas, harapan sang Ibu, amiiinn…

      Reply

  6. niee
    25 April 2012 @ 17:34:25

    setuju!! gak ada ibu rumah menjadi sangat membosankan..

    Reply

  7. ndop
    29 April 2012 @ 19:30:34

    walaupun aku anaknya bandel banget
    tapi kalo ada rejeki duit, ibu selalu aku ajak makan gulai bareng, hehe

    Reply

  8. Ichink
    30 April 2012 @ 06:17:35

    Ibu, sosok wanita yang sangat luar biasa. Seorang ibu bisa rela melakukan apa saja walaupun sengsara sampai nyawa taruhannya, demi anak-anaknya. Setiap hari adalah hari ibu, hari kasih sayang ibu ^_^

    Reply

  9. farizalfa
    30 April 2012 @ 15:21:00

    Iya, sosok Ibu adalah sosok yang luar biasa!
    Dan kita harus bangga dengan Ibu kita, bagaimanapun dia. 🙂

    Reply

  10. Maximum
    4 Mei 2012 @ 10:40:34

    Bener sekali om.. orang tua lebih lebih ibu adalah sesosok yang telah melahirkan kita kedunia ini,,tanpapengorbanan ibu mungkin kita tidak sampai sekarang om.. i love u mom.. 😀

    Reply

Tinggalkan Balasan ke farizalfa Batal