Setelah Hajar Cotto, Beranikah Mayweather Hadapi Pacquiao?

Oleh: - 7 Mei 2012  |

Instagram

Floyd Mayweather VS Miguel Cotto
Floyd Mayweather VS Miguel Cotto (zap2it.com)

Hari minggu 6 mei 2012 kemarin, saya sempatkan menonton pertandingan tinju yang cukup  menarik, antara Floyd Mayweather melawan Miguel Cotto yang memperbutkan sabuk juara kelas super walter versi WBA. Sebelum pertandingan saya memprediksi mayweather akan  menang mudah melawan cotto mengingat petinju ini  sempat 3 kali  dikanvaskan Manny Pacquiau pada  14 november 2009 silam, kenapa tolak ukur mayweather saya  menggunakan pacquiau? ya karena Mayweather menurut saya adalah petinju yang kemampuanya  sepadan dengan sang legenda hidup dari filipina tersebut.

Prediksi saya tenyata salah, Miguel Cotto menyuguhkan pertarungan yang menarik ronde demi ronde, beberapa kali pukulan kerasnya mendarat di bagian badan dan muka mayweather, suatu hal yang tak terduga dimana mayweather selama ini dikenal memiliki pertahanan yang sangat baik terutama pertahanan menggunakan sikunya, dan sangat jarang petinju yang bisa mendaratkan pukulan telak ke wajah mayweather.  Sampai ronde ke sembilan double cover yang dilakukan cotto cukup rapat sehingga tidak banyak pukulan mayweather yang telak masuk ke wajah cotto, membuat mayweather sedikit frustasi.

Pada akhir-akhir ronde pertahanan cotto sedikit goyah, ada beberapa kali variasi hook dan jab mayweather masuk telak. Dan cotto pun tak tinggal diam beberapa kali di akhir-akhir ronde menjadi sangat menarik saat  terjadi jual beli pukulan antara keduanya. Bunyi bell mengakhiri ronde ke 12, dan tepat seperti dugaan saya mayweather dinyatakan menang mutlak 117-111, 117-111, 118-110. Angka kemenangan yang begitu aneh menurut saya, menurut saya sih harusnya tipis banget perolehan angkanya, tapi ya itulah dunia tinju profesional semua bisa terjadi.

Baca juga:

Dengan ini mayweather memenangkan sabuk juara kelas super walter versi WBA, iya kelas super walter! dinama kelas ini sudah bukan lagi kelas yang di geluti sang seteru abadi mayweather yaitu Manny Pacquiau, apakah pertandingan ini adalah upaya mayweather untuk menghindar dari pacman? Saya sendiri melihat selama ini mayweather cenderung menghindar ketika akan dipertemukan dengan pacquiau mulai dari tuduhan penggunaan steroid oleh pacquiau sampai pada kemarin dia naik ke kelas super walter. Sungguh sangat disayangkan jika Mayweather dan Pacquiao, dua petinju terhebat dunia saat ini pada akhirnya tak pernah bertemu di ring 🙁

Berita Terkait.

15 Komentar

  1. arif
    12 Mei 2012 @ 15:08:41

    wah saya ga suka tinju je,
    ga tau kenapa ya

    Reply

  2. Miftakhudin
    14 Mei 2012 @ 22:58:36

    Wah ane kurang tau gan kalo dunia tinju, nonton tinju kalo yang main crisjohn doank hehehe 🙂

    Reply

  3. Voucher Hotel Bali
    19 Mei 2012 @ 12:14:49

    Wah masa’ gak berani sih?

    Reply

  4. DeLaHoya
    2 Juni 2012 @ 00:00:22

    saya rasa Floyd adalah seorang pengecut, licik, tp kuat dg rekor blum permah kalah. Memang sekarang tinju kelas menengah-berat sepi, hal itu dikarenakan lakon dikelas tersebut tidak menarik. contoh si martinez (Middleweight WBC Diamond Belt), Ukraina Clitzcho bersaudara (Heavyweight), gaya bertarung mereka yg bergaya BOXER (seperti chrisjon) sangat membosankan. saya selalu mengantuk, berbeda dg perseteruan di kelas ringan (Lightweight)- Whelterweight, dg tensi ring fight & ‘say war’ yg menarik, dg lakon pacquiao, myweather, antonio margaritto, cotto, amir khan, yg tempo permainannya agresif dan syarat jual-beli pukulan, bukan merangkul….

    Reply

  5. Farish
    27 Agustus 2012 @ 15:24:01

    yang ane seneng kalau olahraga tinju tuh pacquiao sma cris john pastinya 🙂
    cmn olahraganya ane kaga seneng hha

    Reply

Tinggalkan Balasan