Tentang Penyiraman Air Jubir FPI Munarman Ke Thamrin Tomagola

Oleh: - 28 Juni 2013  |

Instagram

Penyiraman Air Jubir FPI Munarman Ke Thamrin Tomagola
Penyiraman Air Jubir FPI Munarman Ke Thamrin Tomagola

Pagi ini saya sedikit dikejutkan dengan kejadian memprihatinakan yang terjadi pada acara Apa Kabar Indonesia Pagi yang tayang di TV One Jumat (28/6/2013). Munarman, Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) menyiram secangkir air kepada pengamat sosial, Tamrin Amal Tomagola. Acara tersebut sedianya membahas pelarangan sweeping di tempat hiburan malam selama bulan Ramadan tahun ini, sayang acara tersebut malah menjadi ajang pertunjukan sebuah perbuatan yang membuat hati saya miris, sungguh tak pantas dipertontonkan di sebuah stasiun televisi nasioanal.

Apa Kabar Indonesia Pagi adalah sebuah Talkshow, Sependek yang saya tahu Talkshow sendiri adalah sebuah program televisi atau radio yang mempertemukan seseorang atau grup untuk mendiskusikan suatu topik dengan suasana santai tapi serius dan dipandau oleh satu atau dua orang moderator. Pagi tadi Munarman sepertinya kurang memahami apa itu Talkshow hingga dia berlaku seperti itu, menyerang lawan diskusinya secara fisik dan ditonton ribuan pemirsa televisi seIndonesia, sebuah tindakan atau mungkin kekhilafan yang sangat disayangkan.

Jujur saya sendiri juga tak begitu respek dengan sepak terjang Prof. Tamrin selama ini tapi apa yang dilakukan Munarman tadi pagi jelas-jelas salah di mata saya, terlebih yang diserang munarman tadi pagi adalah orang tua, orang tua boss!! Prof. Tamrin telah berusia 66 tahun sementara Munarman sendiri baru menginjak usia 44 tahun. Di budaya timur, berbicara kepada orang yang lebih tua dengan nada yang keras saja sudah merupakan perbuatan yang tercela apalagi sampai menyerang fisiknya, seperti yang dilakukan Munarman tadi pagi.

Baca juga:

Kamu anti FPI ya yos, kok kelihatanya benci sekali dengan Munarman, No Sir!! saya tak anti FPI saya juga tidak benci dengan Munarman. bahkan ketika beberapa waktu lalu ada gerakan Indonesia Tanpa FPI yang dipelopori oleh saudara-saudara muslim yang perfaham sedikit liberal saya termasuk yang tidak mendukung gerakan tersebut. Sebagai seorang muslim saya senang ada saudara-saudara muslim saya yang begitu mencintai agamanya hingga mendirikan sebuah organisasai massa untuk “membela” agama Islam, walau kata “membela” ini sedikit absurd.

Kembali lagi ke Soal Munarman, akan sangat bijak bila Munarman berbesar hati menemui Prof. Tamrin untuk meminta maaf. TV One saja lewat akun twitter @akipagi_tvone menyampaikan permintaan maaf lho, “Segenap crew apa kabar Indonesia memohon maaf kepada pemirsa atas kejadian tidak terduga yang baru saja terjadi”. kenapa TV One meminta maaf?  karena mereka menyadari bahwa persitiwa yang terjadi tadi pagi tergolong bukan peristiwa biasa melainkan suatu hal yang masuk kategori memalukan dan memprihatinkan.

Sementara itu lewat akun tewitternya @tamrintomagola merespon kejadian tersebut dengan pernyataan “Biarkan publik yg menilai n beri hukuman sosial yg setimpal. Sy tdk mau melayani preman.” ayoo bung Munarman minta maaf saja lah, saya percaya anda bukan lah preman. sedikit banyak apa yang anda lakukan pagi tadi akan mempngaruhi citra Islam, ayo tunjukan bahwa seorang muslim itu berjiwa besar, berani minta maaf bila khilaf melakukan kesalahan.

Paska kejadian ini saya yakin akan bertambah jumlah orang yang ngga respek terhadap FPI. Hari-hari kedepan akan banyak yang berfikir bahwa perilaku FPI itu tercermin dari tindakan tercela Munarman tadi pagi walau kenyataan yang saya yakini tak seperti itu, banyak aksi-aksi positif yang juga dilakukan FPI yang jauh dari kesan kekerasan.

Yos Beda – 28/4/2013

Berita Terkait.

50 Komentar

  1. airyz
    28 Juni 2013 @ 14:13:02

    jan. jan.
    Indonesia..

    Reply

  2. Ndop
    28 Juni 2013 @ 14:19:58

    Aku nyesek ndelok videone. Semoga kakak Thamrin diberi kesabaran ekstra setelah peristiwa ini. Dan semoga kakak Munarman segera minta maaf. Jangan hiraukan kata kata bosmu ya kakak Munarman, yg bilang tindakanmu itu indakan tegas. It’s a big No!!! Bukan tegas itu namanya. Tapi tidak sopan dan tidak mencerminkan budaya Indonesia sama sekali..

    Reply

    • Yos Beda
      28 Juni 2013 @ 14:59:54

      iya mas, sepakat inti dari tulisan saya kali ini sebetulnya adalah soal kesopanan dan kepatutan menghadapi orang yang lebih tua.

      Reply

  3. Eswahyudi Kurniawan
    28 Juni 2013 @ 14:56:16

    Lebih menyakitkan lagi jika ISLAM selalu dipojok-pojokan,, dijelek2an oleh Thamrin. Kalau sedang ada yg ngomong, didengerin, bukan dipotong2 dan selalu mengalihkan topik pembicaraan. Yaa ky gt orang Liberal!!! Orang Atheis.

    Ok, talkshow, tp tidak sepantasnya juga Thamrin nuding2 dng tangan kiri ke muka Munarman.

    Reply

    • Yos Beda
      28 Juni 2013 @ 15:06:59

      Untuk komentar saudaraku ini mungkin akan saya jawab dengan pertanyaan juga, hehehe

      1. Kenapa dihubungkan dengan Orang Atheis brow? apakah saudara muslim kita yang berfaham liberal itu selalu Atheis? apakah semua orang Atheis itu selalu buruk?
      2. Apakah pantas sebuah tuding-tudingan tangan kiri Thamrin dibalas dengan SIRAMAN AIR KE MUKA? apakah pantas seorang muda berperilaku seperti itu kepada orang tua?

      FYI lihat di paragraf tiga ya brow soal sikap saya terhadap Prof Thamrin, saya kutipkan disini lagi deh

      “Jujur saya sendiri juga tak begitu respek dengan sepak terjang Prof. Tamrin selama ini tapi apa yang dilakukan Munarman tadi pagi jelas-jelas salah di mata saya, terlebih yang diserang munarman tadi pagi adalah orang tua, orang tua boss!! Prof. Tamrin telah berusia 66 tahun sementara Munarman sendiri baru menginjak usia 44 tahun. Di budaya timur, berbicara kepada orang yang lebih tua dengan nada yang keras saja sudah merupakan perbuatan yang tercela apalagi sampai menyerang fisiknya, seperti yang dilakukan Munarman tadi pagi.”

      Reply

      • kemas
        30 Juni 2013 @ 20:31:16

        maaf..komen loe cetek dan keliatan goblok. maaf ya?

        Reply

    • whizisme
      28 Juni 2013 @ 18:42:41

      Sebenarnya orang atheis itu juga baik..karena jug amengenal Tuhan walau dengan Seks. (Oh..Ys..Oh No! OH GOD!)

      Semoga lebih panas di mata hukum πŸ™‚

      Reply

  4. Pardicukup
    28 Juni 2013 @ 15:23:05

    sungguh ironis… sepak terjang calon-calon pemimpin masa kini yang seperti hanya mencari sensasi atau popularitas.

    Reply

    • Yos Beda
      28 Juni 2013 @ 15:42:04

      Iya mas memang ironis, namun tetap optimis saja..
      eh ngomong2 artikel saya tidak berbicara soal sensasi dan popularitas lho πŸ˜€

      Reply

  5. echaimutenan
    28 Juni 2013 @ 15:24:00

    aku mending nungggu meme kejadian tadi aahhh..pasti banyak πŸ˜€

    Reply

    • Yos Beda
      28 Juni 2013 @ 15:43:36

      sama nungguin videonya mas Eka Gustiwana yang sering mainin speech composing menjadi sebuah lagu yang menarik πŸ˜€

      Reply

  6. andri
    28 Juni 2013 @ 15:30:55

    Sebenarnya agamanya prof tamrim ini apa sih? Ane cari profilnya di google kagak ada.

    Reply

    • Yos Beda
      28 Juni 2013 @ 15:44:53

      sependek yang saya tau dia seorang yang tidak pernah mengumbar agamanya yang dianutnya ke publik mas, dan hal itulah mungkin yang membuat dia diberitakan adalah seorang atheis, entah benar atau tidak

      Reply

  7. iskandaria
    28 Juni 2013 @ 16:12:20

    Saya barusan liat video rekaman acaranya sejak 2 menit sebelum insiden. Dua-duanya salah menurut saya. Yang satu memotong pembicaraan dengan nada membentak. Yang satu lagi terpancing emosi dan lebih tidak sopan lagi. Btw, saya sendiri sebenarnya suka dengan pandangan-pandangan Prof. Thamrin Tomagola selama ini. Menurut saya beliau cukup bijaksana.

    Tapi soal sepak terjangnya, saya kurang begitu mengikuti sih.

    Reply

  8. kickymaulana
    28 Juni 2013 @ 16:50:42

    masak iya sih mas di depan tivi di depan masyarakat indonesia yang lagi nonton perlakukan itu dilakukan? kok saya gak tau mas?

    Reply

    • Yos Beda
      28 Juni 2013 @ 19:50:31

      iya bener, insiden ini terjadi live di acara AKI Pagi.. itulah salah satu faktor yang membuat insiden ini sangat memprihatinkan :'(

      Reply

  9. ferry
    28 Juni 2013 @ 18:16:11

    menurut saya kejadian tadi pagi itu bagus biar orang selevel prof juga harus tau cara beridalog yang benar jangan main potong aja tidak semua orang dapat merespon baik ketika dipotong pembicaraannya itu yg harus dipahami ketika akan

    Reply

    • Yos Beda
      28 Juni 2013 @ 19:51:59

      ketika suatu diskusi sudah mengarah pada kekerasan fisik, apapun alasanya saya rasa itu tidak bisa dibenarkan mas, terlebih kekerasan yang dilakukan terhadap orang yang lebih tua :'(

      Reply

  10. Imam
    29 Juni 2013 @ 01:04:45

    waduhhh gawat kali bah..hehe

    Reply

    • Yos Beda
      29 Juni 2013 @ 09:35:03

      iya gan kaswaaattt… πŸ˜€

      Reply

Tinggalkan Balasan